BeritaPers. Ragam – Motivasi Menulis. Penulis tidak cukup hanya berbekal kemampuan dasar menulis, tetapi juga harus memiliki tekad yang besar untuk menulis. Apalagi menulis adalah kegiatan yang tergolong monoton dan mungkin akan cepat membosankan bagi penulis yang tidak memiliki motivasi kuat.
Akibatnya, banyak penulis pemula yang berhenti di tengah proses penulisan karena kehilangan motivasi menulis. Otak seolah menjadi beku untuk mencari inspirasi baru dan menyusun kata-kata.
Bila diabaikan, penulis akan lebih sulit mencapai targetnya dan penulis pemula akan lebih sulit berkembang. Karena itu, carilah solusi-solusi yang sekiranya bisa membantu meningkatkan motivasi menulis.
Berikut cara yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan motivasi menulis:
- Cari Tahu Tujuan Menulis
Tujuan adalah penjabaran visi dan misi, biasanya mencakup hal-hal yang ingin dicapai dan dihasilkan dari suatu tindakan. Sedangkan, umumnya tujuan menulis adalah menginformasikan, mendidik, membujuk dan menghibur pembaca.
Bila Anda ingin menulis, maka Anda harus memiliki tujuan membuat karya tulis tersebut. Sehingga Anda paham hal yang ingin dicapai dari kerja keras membuat tulisan tersebut. Karena, menulis tak hanya sekadar menuangkan isi hati dan imajinasi pikiran, tapi juga harus ada tujuan yang ingin dicapai.
Sebab, menulis tanpa tujuan jelas itulah yang seringkali menurunkan minat dan motivasi seorang penulis. Hal ini pula yang sering membuat orang berhenti menulis di tengah prosesnya karena kehabisan ide, bahan, imajinasi dan inspirasi.
Jadi, cari tahu tujuan Anda menulis untuk mendapatkan kembali motivasi menulis yang telah hilang, Khususnya bagi penulis pemula.
- Ingat Kembali Tujuan Awal Menulis
Cara kedua untuk meningkatkan motivasi menulis adalah mengingat kembali tujuan awal ingin menulis. Selain memiliki tujuan menulis, Anda pastinya sudah memiliki tujuan ingin menjadi penulis ketika pertama kali bertekad menulis.
Tekad dan tujuan awal menjadi penulis itu mungkin perlahan sudah mengikis dan terlupakan. Hal ini bisa terjadi karena rasa malas dan bosan menulis. Bila Anda sudah berada di posisi ini, Artinya Anda perlu intropeksi diri dan kembali mengingat tujuan awal ingin menjadi penulis.
Ingatlah, setiap penulis pasti memiliki tujuan berbeda dan tak ada yang salah. Tujuan awal menjadi penulis ini sangat penting untuk memberikan dorongan dan meningkatkan motivasi menulis. Tapi, Anda harus menciptakan tujuan awal menjadi penulis yang kuat.
Karena, tujuan yang tidak kuat cenderung akan membuat Anda kurang termotivasi. Misalnya, tujuan awal Anda ingin menjadi penulis best seller. Anda mungkin akan berhenti menulis dan sulit membangun kembali motivasi diri untuk menulis bila ada karya yang gagal dan tak laku di pasaran. Jadi, tujuan awal ini ibarat vitamin yang akan dibutuhkan penulis ketika mulai merasa tak bersemangat lagi. (Bersambung)
Sumber : https://penerbitdeepublish.com/motivasi-menulis/









