Asnawi yang akrab disapa Ustadz ini juga mengingatkan bahwa minuman keras kerap menjadi pemicu terjadinya tindak kekerasan dan kriminalitas.
Oleh karena itu, katanya, tidak ada alasan untuk membiarkan praktik penjualan miras terus berlangsung di tengah masyarakat.
“Minuman keras bisa merusak akal sehat, memicu tindakan kekerasan, bahkan kriminal. Kalau ini dibiarkan, kita membiarkan kemaksiatan tumbuh di daerah kita. Pemerintah jangan takut bertindak tegas,” tambahnya.
Sebagai wakil rakyat dari PKS, Asnawi menegaskan bahwa perjuangan ini merupakan bagian dari dakwah sosial-politik yang menjadi ruh perjuangan partainya di legislatif.
Menurutnya, menjaga moralitas publik dan menegakkan peraturan daerah adalah bentuk nyata keberpihakan kepada rakyat.
“Kami tidak ingin melihat kemaksiatan merajalela di Kabupaten Gowa, apalagi jika hal itu dibiarkan begitu saja oleh pemerintah. Ini tugas kami sebagai wakil rakyat dan kami tidak akan berhenti menyuarakannya,” pungkas Asnawi.
Ia pun berharap agar pemerintah Kabupaten Gowa, melalui dinas terkait dan aparat Satpol PP, segera bertindak sesuai aturan dan tidak tunduk pada tekanan atau intervensi pihak manapun.





















Discussion about this post