BERITAPERS || Makassar — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Makassar menggelar Workshop Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) bagi Pelaku Usaha Industri Angkatan II yang berlangsung di Hotel Karebosi Premier Makassar, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari pelaku usaha industri menengah yang bergerak di berbagai sektor.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar, Evy Aprialti, SE., MM, bersama jajaran Kepala Bidang, Pejabat Fungsional serta narasumber dari instansi terkait. Workshop ini menjadi bagian dari komitmen Disperindag Makassar dalam mendukung visi dan misi Wali Kota Makassar untuk mewujudkan kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan melalui penguatan sektor industri daerah.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Kepala Disperindag Makassar Evy Aprialti menyampaikan bahwa perkembangan industri saat ini masih menghadapi tantangan besar terkait ketersediaan data yang akurat, terstandar dan terintegrasi. Menurutnya, masih banyak pelaku usaha industri di Kota Makassar yang belum memiliki dan memahami penggunaan akun Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).
“Masih rendahnya pelaku usaha industri yang memiliki akun SIINas dan kebutuhan akan data industri yang tersaji secara real time dan terupdate menjadi permasalahan yang harus segera diatasi,” tegas Evy.
SIINas sendiri merupakan sistem layanan berbasis digital yang dikembangkan oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia untuk memudahkan pelaku industri menyampaikan data usahanya secara online dan terintegrasi. Melalui sistem ini, pemerintah dapat memperoleh data industri yang akurat sehingga kebijakan dan program pembinaan industri nasional dapat disusun lebih tepat sasaran.
Melalui workshop ini, pelaku usaha diharapkan tidak hanya memahami pentingnya registrasi akun SIINas, tetapi juga mampu melakukan pelaporan data industrinya secara berkala. Ketersediaan data yang lengkap dan komprehensif dianggap penting sebagai dasar perumusan kebijakan pengembangan industri dan peningkatan daya saing.
“Keikutsertaan dan pemahaman pelaku usaha industri terhadap SIINas bukan hanya bentuk pemenuhan kewajiban administrasi, tetapi juga menjadi langkah strategis memperkuat daya saing industri melalui efisiensi, percepatan pelayanan, perizinan, serta keterhubungan dalam ekosistem industri nasional,” jelas Evy.
Workshop Angkatan II ini diharapkan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan literasi digital industri di Kota Makassar, sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan Timur Indonesia.





















Discussion about this post