BERITAPERS || MAKASSAR — Balai Besar Guru Penggerak dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulawesi Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia pendidikan di daerah.
BBGTK Sulsel menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitator Daerah Program Pengembangan Kompetensi Bimbingan dan Konseling yang dipusatkan di Hotel Claro Makassar, Jumat (10/10/2025).
Acara pembukaan Bimtek ini mendapat kehormatan dengan kehadiran Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan KEMENDIKBUDRISTEK, Putra Asga Elevri, S.Si., M.Si.
Beliau secara resmi membuka kegiatan ini, didampingi oleh Kepala Balai Besar GTK Sulawesi Selatan, Dr. Arman Agung, M.Pd.
Putra Asga Elevri menekankan bahwa Bimtek ini merupakan program pelatihan esensial yang ditujukan bagi para guru dan tenaga kependidikan. Tujuannya adalah meningkatkan kompetensi mereka secara menyeluruh dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling (BK) yang efektif dan transformatif di lingkungan sekolah.
Fokus utama dari pelatihan ini adalah membekali para fasilitator daerah dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menumbuhkan murid yang unggul secara akademis dan berkarakter kuat.
Layanan BK yang berkualitas menjadi kunci penting dalam mencapai hasil pendidikan yang holistik, tidak hanya berfokus pada nilai rapor.
Profesi guru Bimbingan dan Konseling kini dituntut untuk beradaptasi dengan tantangan psikososial siswa yang makin kompleks, mulai dari isu kesehatan mental, perundungan, hingga tekanan akademis. Oleh karena itu, Bimtek ini menghadirkan materi-materi mutakhir yang relevan dengan kondisi siswa masa kini.
Para peserta Bimtek akan mendalami berbagai teknik konseling terbaru, strategi pencegahan masalah siswa, serta pendekatan proaktif untuk mengidentifikasi potensi dan bakat terpendam setiap murid.
Keahlian ini diharapkan mampu mengubah peran BK dari sekadar “polisi sekolah” menjadi mitra strategis bagi pertumbuhan siswa.
Lebih jauh, Bimtek ini juga memiliki tujuan besar untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan gembira. Dengan adanya fasilitator BK yang kompeten, masalah-masalah sosial dan emosional siswa dapat ditangani secara proaktif dan empatik.
Sementara itu, Kepala Balai Besar GTK Sulawesi Selatan, Dr. Arman Agung, M.Pd. menjelaskan bahwa
penguatan ini diharapkan dapat mengurangi angka drop out dan meningkatkan motivasi belajar siswa, karena mereka merasa didukung dan dihargai di lingkungan sekolah mereka. Sekolah akan berfungsi sebagai rumah kedua yang mendukung perkembangan mental positif.
Kegiatan ini menegaskan komitmen BBGTK Sulsel untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Melalui penguatan peran fasilitator BK, diharapkan sekolah-sekolah di Sulawesi Selatan mampu menjadi tempat yang benar-benar mendukung perkembangan optimal setiap potensi murid, jelasnya.
“Pada akhirnya, Bimtek ini menjadi investasi jangka panjang BBGTK Sulsel dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas di kelas, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan moral yang kuat, siap menghadapi tantangan global”.










