Kelimanya menyambut positif ajakan Polri untuk bersama-sama menjaga kondusifitas kamtibmas, khususnya pada momen penting perayaan Waisak.
Dalam kesempatan itu, para eks JI menegaskan kesetiaan mereka terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka menyatakan siap bersinergi dengan Polri dan TNI demi menjaga kedamaian dan keharmonisan antarumat beragama.
“Menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama adalah kewajiban kita semua. Kami mendukung penuh segala upaya menciptakan suasana damai, khususnya dalam perayaan Waisak tahun ini,” ujar salah satu perwakilan eks JI.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi jajaran Intelkam Polda Sulsel dalam melakukan pendekatan humanis terhadap kelompok masyarakat, termasuk mantan anggota jaringan radikal, guna membangun hubungan yang konstruktif dan saling percaya.
Mereka juga menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada pihak kepolisian, khususnya Subdit Keamanan Negara Dit. Intelkam Polda Sulsel, karena telah membuka ruang dialog dan merangkul eks JI dalam upaya menjaga keamanan bersama.
Menurut Ipda Andi Mustakim, kegiatan ini merupakan bagian langkah yang berorientasi pada pencegahan dan pembinaan kelompok masyarakat agar terlibat aktif dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif.










