Sebagai mantan napiter yang kini aktif dalam pembinaan keagamaan, Buchtar juga mengajak masyarakat untuk mendukung peran Polri dalam menciptakan lingkungan sosial yang rukun dan harmonis, bebas dari radikalisme dan kekerasan.
Ia juga mengapresiasi berbagai pendekatan lunak dan deradikalisasi yang dilakukan Polri terhadap eks napiter, termasuk dirinya. Hal tersebut dinilai berhasil mendorong proses reintegrasi sosial yang positif.
“Polri hari ini bukan hanya penegak hukum, tapi juga pendidik dan pembina masyarakat. Itu patut diapresiasi,” tegasnya.
Di sisi lain, Buchtar berharap Polri terus meningkatkan kualitas SDM, integritas, dan transparansi agar kepercayaan masyarakat terus tumbuh dan tidak luntur oleh segelintir oknum.
“Kalau Polrinya adil, jujur, dan dekat dengan rakyat, tentu masyarakat akan percaya dan mendukung sepenuhnya. Itu kunci keberhasilan,” ungkapnya.
Sebagai penutup, Buchtar memberikan salam hormat dan dukungan kepada institusi Polri dengan harapan besar di masa depan. “Salam Presisi. Teruslah menjaga Indonesia dengan hati, dengan profesionalisme, dan semangat kebangsaan,” pungkasnya.




















Discussion about this post