Makassar – Upaya pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 kembali membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan enam jenazah di kawasan lereng Gunung Bulusaraung, wilayah Kabupaten Maros/Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Rabu (21/1).
Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Priyo Hadi, mengungkapkan bahwa laporan penemuan tersebut diterima sekitar pukul 09.30 WITA dari tim lapangan yang tergabung dalam jajaran Elang, mulai dari Elang 1 hingga Elang 5.
“Tim jajaran Elang melaporkan telah menemukan enam jenazah di lokasi pencarian,” kata Dody saat ditemui di Posko AJU Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Pangkep, Kamis (22/1).
Menurut Dody, keenam korban ditemukan dalam area yang saling berdekatan, dengan jarak kurang lebih 50 meter dari titik awal penemuan. Lokasi tersebut berada sekitar 250 meter di bawah puncak Gunung Bulusaraung.
Meski demikian, proses pencarian belum dihentikan. Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di sejumlah sektor lain guna memastikan tidak ada korban yang terlewat.
“Penyisiran terus dilakukan di sisi-sisi lereng gunung,” jelasnya.
Untuk proses evakuasi, enam jenazah tersebut direncanakan akan diangkat menggunakan metode jet ring.
Tim rescue Basarnas telah disiagakan di area puncak gunung untuk mendukung proses evakuasi yang cukup menantang akibat medan terjal.
Dengan penemuan terbaru ini, total korban yang berhasil ditemukan mencapai delapan jenazah. Sementara itu, dua korban lainnya masih dalam pencarian.
Tim SAR gabungan bahkan telah bermalam selama beberapa hari di lereng Gunung Bulusaraung demi mempercepat proses pencarian.










