BeritaPers. Makassar || – Ikatan Pelajar Mahasiswa Sabah (IPMAS) Sulawesi Selatan sukses menyelenggarakan pertemuan rutin sekaligus koordinasi strategis pada Minggu, 5 April 2026. Pertemuan yang dimulai pukul 13.00 WITA ini menjadi momentum penting bagi para mahasiswa asal Sabah yang sedang menempuh pendidikan di Sulawesi Selatan untuk memperkuat sinergi organisasi.
Suasana pertemuan terasa begitu hangat dan santai karena bertempat di Cafe Prapta, Jalan Toddopuli Raya, Makassar. Lokasi ini sengaja dipilih karena menawarkan konsep semi-terbuka yang asri dan sejuk. Rimbunnya pepohonan di sekitar kafe memberikan kenyamanan ekstra, membuat diskusi yang berlangsung selama beberapa jam tersebut tetap terasa segar meski di tengah cuaca Makassar yang terik.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Pembina IPMAS Sulawesi Selatan, Muh Anwar HM, yang memberikan arahan langsung kepada para pengurus. Kehadiran beliau memberikan semangat tersendiri bagi para mahasiswa untuk terus aktif berkontribusi, tidak hanya bagi internal organisasi, tetapi juga bagi masyarakat luas selama masa studi mereka di tanah rantau.
Ketua Umum IPMAS, Rolan, memimpin langsung jalannya diskusi dengan penuh antusias. Dalam pembukaannya, Rolan menekankan pentingnya soliditas antar anggota agar setiap program kerja yang telah direncanakan dapat berjalan beriringan dengan visi besar organisasi dalam menjaga identitas dan kekeluargaan mahasiswa Sabah di Sulawesi Selatan.
Turut mendampingi di meja pimpinan, Sekretaris IPMAS Nikolaus dan Bendahara Diana, tampak sibuk mencatat poin-poin penting serta rincian anggaran yang diperlukan untuk agenda mendatang. Keduanya memastikan bahwa tertib administrasi tetap menjadi prioritas utama dalam menjalankan roda organisasi agar transparan dan akuntabel.
Agenda utama dalam pertemuan kali ini adalah pembahasan mengenai sosialisasi IPMAS kepada publik. Organisasi ini merasa perlu untuk lebih dikenal luas, baik oleh sesama mahasiswa internasional maupun masyarakat lokal, sebagai wadah yang inklusif dan aktif dalam berbagai kegiatan positif di wilayah Sulawesi Selatan.
Selain sosialisasi, poin krusial yang dibahas adalah rencana pelaksanaan kegiatan melalui platform Zoom Online. Agenda digital ini dirancang khusus untuk menyambut dan memberikan informasi kepada calon mahasiswa baru yang akan masuk ke perguruan tinggi di Sulawesi Selatan, terutama mereka yang berasal dari Sabah.
Pertemuan ini juga melibatkan anggota aktif lainnya seperti Khairul, James, Juninho, dan Nathan. Mereka memberikan berbagai masukan kreatif mengenai konten apa saja yang perlu disampaikan dalam sesi Zoom nantinya, mulai dari tips beradaptasi dengan budaya lokal hingga prosedur teknis pendaftaran kampus dan izin tinggal.
Melalui sosialisasi daring tersebut, IPMAS berharap calon mahasiswa baru tidak lagi merasa bingung atau asing saat pertama kali menginjakkan kaki di Makassar. Informasi yang akurat mengenai kehidupan kampus dan lingkungan sosial diharapkan dapat mempermudah masa transisi para mahasiswa baru nantinya.
Sambil menikmati hidangan kopi dan camilan khas kafe, gelak tawa sesekali pecah di sela-sela diskusi yang serius namun santai tersebut. Kedekatan emosional antara pembina dan para anggota sangat terlihat, mencerminkan bahwa IPMAS bukan sekadar organisasi formal, melainkan sebuah keluarga besar di perantauan.
Menjelang sore hari, pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama di sudut Cafe Prapta yang ikonik. Udara yang semakin sejuk menambah kesan mendalam bagi seluruh peserta pertemuan, menandai berakhirnya agenda hari itu dengan hasil keputusan yang matang dan rencana aksi yang jelas untuk beberapa bulan ke depan.
Dengan semangat kebersamaan ini, IPMAS Sulawesi Selatan siap menyambut babak baru dalam perjalanan organisasinya. Langkah awal melalui sosialisasi dan pendampingan mahasiswa baru diharapkan menjadi bukti nyata eksistensi dan kontribusi positif mereka di “Kota Daeng”.





















Discussion about this post