Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi antarumat beragama sebagai upaya memperkuat nilai-nilai toleransi di masyarakat.
“Peningkatan komunikasi dan moderasi beragama ini bertujuan agar indeks kerukunan di Kota Makassar semakin baik, sesuai dengan visi “Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan,” ujarnya.
Roadshow terpusat di enam titik kecamatan, dimulai di Kecamatan Mamajang pada 14 Juli 2025 dan berakhir di Kecamatan Tallo pada 16 Juli 2025. Setiap lokasi sosialisasi melibatkan tokoh lintas agama dan masyarakat dari tiap kelurahan.
Materi sosialisasi mencakup pemahaman tentang kerukunan beragama berdasarkan peraturan perundang-undangan dan praktik-praktik konkrit dalam membangun toleransi dan kerukunan, ujar Usman Sofian Sekretaris FKUB Kota Makassar.
FKUB berharap roadshow ini menciptakan lingkungan yang kondusif dan harmonis bagi seluruh warga Kota Makassar, tanpa memandang latar belakang agama dan keyakinan.
Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat sinergi antara FKUB, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Makassar.
Laporan: Rudy Gemulia










