“Posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan dasar. Keberadaannya di tengah masyarakat sangat vital, terutama bagi balita dan ibu hamil. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk merawat dan membenahinya,” ujar Yusuf di sela kegiatan.
Rehabilitasi ini juga menjadi momen silaturahmi antarwarga yang sebelumnya sempat terhalang oleh kesibukan masing-masing. Suasana gotong royong dipenuhi dengan canda tawa dan semangat kerja bersama, mempererat solidaritas antar warga RT 05 RW 08.
Sejumlah tokoh masyarakat turut hadir dan memberikan dukungan. Mereka berharap kegiatan serupa bisa terus digelar secara berkala, tidak hanya untuk posyandu, tetapi juga fasilitas umum lain seperti taman, jalan lingkungan, dan sarana ibadah.
Menurut pantauan di lokasi, jendela posyandu yang sebelumnya sudah lapuk kini telah diganti dengan yang baru. Beberapa warga juga tampak memperbaiki instalasi listrik dan merapikan halaman agar lebih bersih dan tertata.
Warga menyadari bahwa posyandu bukan hanya tempat timbang bayi, tetapi juga sarana edukasi gizi, imunisasi, serta konsultasi kesehatan dasar. Peran kader posyandu pun sangat penting dalam menjangkau masyarakat dengan pendekatan kekeluargaan.
“Insya Allah pembenahan Posyandu Anyelir 8 ini tidak berhenti sampai di sini. Kami akan terus berupaya meningkatkan fasilitas dan pelayanannya ke depan, sejalan dengan kebutuhan masyarakat,” tambah Yusuf.










