BERITAPERS – Maros, 13 April 2025 – Ketua Lembaga Lidik Pro Maros, Ismar SH, mengecam keras pembunuhan 11 pendulang emas oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Muara Kum, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Ismar menilai tindakan KKB tersebut sangat keji dan brutal.
Ismar tidak terima dengan perbuatan keji yang dilakukan oleh KKB, apalagi kakak ketua Garda Lidik Pro Maros berada di lokasi tersebut dan terkena panah. Ia menghimbau kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk segera memerintahkan anggotanya untuk menangkap pelaku tersebut.
“Pembunuhan 11 warga sipil yang tengah melakukan aktivitas pendulangan emas di Kabupaten Yahukimo diduga kuat menjadi korban pembunuhan KKB,” ungkap Ismar. Ia menilai bahwa tindakan KKB tersebut tidak manusiawi dan harus dihentikan.
Ismar juga menyayangkan sikap yang berbeda dalam menangani kasus pembunuhan oleh KKB dan pelanggaran HAM oleh TNI dan Polri. “Mengapa kalau TNI dan Polri bertindak dikatakan pelanggaran HAM, sementara sudah banyak korban dari KKB tersebut?” tanya Ismar.
Ismar menuntut kepada Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, untuk segera memerintahkan anggotanya untuk menangkap pelaku pembunuhan tersebut. Ia berharap agar KKB dapat dihentikan dan tidak ada lagi korban jiwa yang jatuh.
Ismar menekankan bahwa kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam situasi apapun. Ia berharap agar semua pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di Papua.
Ismar menilai bahwa perlu tindakan cepat dari pihak berwajib untuk menangkap pelaku pembunuhan tersebut. Ia berharap agar tidak ada lagi penundaan dalam menangani kasus tersebut.
Ismar menuntut keadilan untuk korban pembunuhan oleh KKB. Ia berharap agar pelaku dapat dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku dan korban dapat mendapatkan keadilan yang mereka butuhkan.










