BERITAPERS || Gowa — Rabu 12 November 2025. Kasus dugaan pemerasan terhadap seorang sopir travel di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, kini memasuki babak baru setelah terungkap melibatkan oknum aparat penegak hukum, baik dari unsur TNI maupun Polwan.
Kasus ini mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan, termasuk dari Kabiro Media Binkari Gowa, Rahim, yang secara tegas meminta agar penyidik mengusut tuntas peristiwa tersebut hingga ke akar permasalahan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang berprofesi sebagai sopir travel diduga menjadi sasaran pemerasan oleh sejumlah oknum aparat.
Para pelaku disebut meminta uang sebesar Rp 30 juta dengan ancaman akan membawa mobil milik korban apabila permintaan tersebut tidak dipenuhi.
Tindakan itu sontak memicu kecaman publik karena dinilai mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Rahim menyebut, praktik semacam ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak citra institusi negara yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat.










