Selain membahas teknis pelaksanaan, audiensi ini juga menjadi forum strategis dalam menyampaikan aspirasi pemuda kepada pemerintah daerah, sekaligus menyatukan visi misi kepemudaan yang progresif.
Rifai berharap Temu Karya nanti menjadi momentum konsolidasi pemuda, memperkuat semangat kebersamaan dan menjadikan Karang Taruna sebagai wadah utama pengembangan generasi muda di Takalar.
“Semoga agenda ini menjadi momentum strategis untuk merekatkan kembali semangat persatuan dan kekuatan pemuda dalam membangun Takalar,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus, menyambut positif kehadiran rombongan panitia dan pengurus Karang Taruna dari berbagai kecamatan serta tingkat provinsi. Ia menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh kegiatan kepemudaan yang bersifat produktif.
“Kami menyambut baik rencana Temu Karya ini. Pemerintah akan mendukung kegiatan positif yang mendorong tumbuhnya semangat kepemudaan dan kebersamaan,” kata Bupati.
Audiensi tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pengurus Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan, yang turut memberikan pandangan dan dukungan terhadap pelaksanaan Temu Karya di Kabupaten Takalar.
Dengan semangat sinergi antara pemuda dan pemerintah, Temu Karya Karang Taruna Takalar diharapkan tidak hanya menjadi ajang musyawarah, tetapi juga menjadi titik balik penguatan peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah.(*)










