Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 32:
وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا ۖ وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ ۚ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا
Maknanya: “Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. An-Nisa: 32)
Kesimpulan
Dalam semangat Kartini, kita harus terus mendorong perempuan untuk menjadi agen perubahan dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan mempelajari bahasa Arab, perempuan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam bisnis dan membuka peluang bisnis yang lebih luas. Mari kita dukung perempuan dalam mengembangkan kemampuan mereka dalam bahasa Arab dan bisnis, sehingga mereka dapat menjadi Kartini modern dalam dunia bisnis.
Dosen Bahasa & Sastra Arab
Fak. Humaniora UIN MALIKI










