BERITAPERS || Pinrang – Kepala Madrasah Aliyah (MA) Biharul Ulum Ma’arif Suppa, Arifuddin, S.Pd., M.Pd., menghadiri rapat koordinasi yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, Rabu (2/7/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula Kemenag Pinrang dan diikuti oleh para Kepala Seksi, Kepala KUA, Pengawas Madrasah, Kepala Madrasah, serta pengurus organisasi profesi seperti APRI dan IPARI.
Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Pinrang, Idris Muhammad. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya mengevaluasi capaian kinerja dan penggunaan anggaran sebagai langkah strategis dalam merancang program kerja triwulan berikutnya.
“Rapat ini merupakan bagian penting dalam siklus manajemen program. Setiap satuan kerja harus mampu menyampaikan capaian secara jujur dan objektif agar perencanaan ke depan benar-benar berdasarkan data dan kebutuhan riil,” ujar Idris.
Dalam rapat tersebut, dibahas evaluasi program dan serapan anggaran triwulan kedua tahun 2025, serta strategi pelaksanaan kegiatan triwulan ketiga. Fokus utama juga diarahkan pada peningkatan efektivitas pelaporan dan kolaborasi antarsatuan kerja dalam mendukung program prioritas Kemenag.
Kepala MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa, Arifuddin, mengapresiasi forum koordinasi ini sebagai sarana evaluasi dan konsolidasi yang penting bagi penguatan tata kelola madrasah.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan dan pelaksanaan program agar selaras dengan arah kebijakan Kementerian Agama. Rapat ini sangat membantu kami dalam memetakan langkah strategis ke depan,” ungkap Arifuddin.
MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa dikenal aktif dalam berbagai program penguatan keagamaan dan pengembangan potensi peserta didik, termasuk tahfidzul Qur’an, literasi, serta pembinaan karakter.
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja seluruh unit kerja di lingkungan Kemenag Kabupaten Pinrang, dengan tata kelola yang lebih profesional, akuntabel, dan terintegrasi. (***)




















Discussion about this post