BERITAPERS || Parepare, — Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara (LIDIK PRO) Sulawesi Selatan, Kemal Situru, S.Pd., M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Kota Parepare dalam rangka road show konsolidasi organisasi ke sejumlah daerah.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LIDIK PRO Parepare, Ismail Waru, bersama jajaran pengurus di Kantor Sekretariat LIDIK PRO Parepare, Sabtu malam (29/6/2025). Agenda kemudian dilanjutkan dengan diskusi santai di Ruang Seduh Cafe (RSC), membahas strategi penguatan organisasi dan sinergi program kerja.
Dalam pertemuan tersebut, Kemal Situru menegaskan pentingnya DPD LIDIK PRO Parepare untuk tampil lebih aktif, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui kerja-kerja investigatif yang objektif dan profesional.
“Kita tidak cukup hanya tampil di struktur. Kehadiran LIDIK PRO harus nyata dirasakan masyarakat. Kita harus jadi pelaku perubahan, bukan hanya pengamat,” ujar Kemal.
Hadir dalam kegiatan itu, Dewan Pembina LIDIK PRO Parepare, Hamran Hamdani,SE yang juga Ketua Komisi III DPRD Kota Parepare. Ia memberikan dorongan moral kepada pengurus agar terus menjaga integritas dalam menjalankan fungsi kontrol sosial di daerah.
“Kami di DPRD mendukung gerakan sosial yang berpihak pada rakyat. Tapi yang utama adalah tetap menjaga independensi dan tidak membawa kepentingan pribadi dalam kerja-kerja organisasi,” kata Hamran.
Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa rencana tindak lanjut, di antaranya penyusunan ulang peta kerja investigatif yang lebih kontekstual dan pelaksanaan pelatihan kader investigasi pada triwulan ketiga tahun ini.
Ketua DPD LIDIK PRO Parepare, Ismail Waru, menyampaikan komitmen pihaknya untuk memperkuat peran organisasi secara internal maupun eksternal. Ia menyambut baik arahan dari Ketua DPP dan dukungan dari Dewan Pembina.
“Ini adalah momen penting bagi kami. Dengan dukungan langsung dari DPP, kami lebih percaya diri untuk menjalankan peran kami sebagai lembaga sosial kontrol di Parepare,” ucap Ismail.
Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan terbuka. Dokumentasi dilakukan dalam bentuk foto dan video sebagai bagian dari catatan kelembagaan. (***)





















Discussion about this post