BERITAPERS || Jampue, Pinrang – Ratusan jamaah menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid At-Taqwa Lama Jampue, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Selasa (2/9/2025). Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa sejak awal acara, ketika masyarakat berbondong-bondong datang memadati masjid untuk memperingati kelahiran junjungan alam, Nabi Muhammad SAW.
Acara ini turut dihadiri oleh Camat Lanrisang Bachrum Syah, S.STP., M.Si, Kapolsubsektor Lanrisang IPTU Baharuddin, Lurah Lanrisang, tokoh masyarakat, tokoh agama, aparat pemerintah, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bukti nyata bahwa peringatan Maulid tetap memiliki tempat istimewa di hati umat Islam, khususnya di Lanrisang.
Dalam sambutannya, Camat Lanrisang Bachrum Syah menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya menjadi pengingat bagi umat Islam untuk senantiasa meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid ini bukan hanya rutinitas, tetapi sebuah momentum spiritual untuk memperkuat iman dan silaturahmi. Rasulullah SAW adalah teladan terbaik, dan dengan meneladani beliau, kita bisa mewujudkan masyarakat yang rukun, damai, dan penuh kepedulian,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsubsektor Lanrisang IPTU Baharuddin mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan keamanan di tengah masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sosial.
“Kita semua adalah satu keluarga besar. Mari kita rawat kebersamaan ini, menjaga ketertiban, serta memperkuat persaudaraan sebagai wujud cinta kita kepada Rasulullah SAW,” pesannya.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin para tokoh agama setempat. Doa dipanjatkan agar masyarakat Lanrisang senantiasa diberi kesehatan, keselamatan, keberkahan rezeki, serta terhindar dari segala bencana dan marabahaya.
Suasana haru dan kekhusyukan terasa ketika jamaah secara serempak menundukkan kepala, memohon ampunan dan rahmat Allah SWT. Momen ini menjadi puncak peringatan Maulid yang tidak hanya menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah, tetapi juga meneguhkan semangat kebersamaan umat Islam.
Bagi masyarakat Jampue dan sekitarnya, Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya sebuah peringatan keagamaan, melainkan juga tradisi yang sarat nilai budaya dan sosial. Persiapan acara dilakukan secara gotong-royong, menunjukkan kuatnya ikatan kebersamaan antarwarga.
Dengan suasana penuh kekeluargaan, peringatan Maulid di Masjid At-Taqwa Lama Jampue menjadi bukti bahwa nilai-nilai warisan Islam tetap hidup dan terjaga di tengah masyarakat. Momen ini diharapkan dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah serta memperkokoh persatuan umat, sesuai dengan teladan Nabi Muhammad SAW sebagai rahmatan lil alamin. (Mlp)



















