BeritaPers || Gowa – Kondisi Jalan Poros Pallangga Sapaya di Kabupaten Gowa mencerminkan tantangan nyata dalam pengelolaan infrastruktur daerah. Kerusakan yang terjadi tidak lagi sekadar menjadi keluhan masyarakat, melainkan telah berkembang menjadi persoalan serius yang berlangsung kurang lebih lima tahun tanpa penanganan yang optimal. Kondisi tersebut semakin dirasakan saat musim hujan. Jalan yang seharusnya berfungsi sebagai jalur penghubung utama kerap berubah menjadi lintasan berlumpur dan licin, disertai lubang-lubang yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Sejumlah insiden kecelakaan pun dilaporkan terjadi akibat situasi ini, sehingga memunculkan keprihatinan di tengah masyarakat.
Padahal, Jalan Poros Pallangga Sapaya memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi warga. Jalur ini menjadi akses utama sekaligus rute tercepat bagi para pedagang, khususnya pedagang sayur-mayur, dalam mendistribusikan hasil dagangannya ke wilayah Pallangga. Kerusakan jalan secara langsung berdampak pada kelancaran aktivitas usaha serta berpengaruh terhadap tingkat pendapatan masyarakat.
Kondisi tersebut menimbulkan harapan besar agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Gowa dapat memberikan perhatian yang lebih serius terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di sektor infrastruktur publik. Dalam konteks kepemimpinan Gubernur Sulawesi Selatan dan Bupati Gowa saat ini, perbaikan jalan diharapkan dapat menjadi bagian dari agenda prioritas pembangunan daerah.
Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya menindaklanjuti laporan secara administratif, tetapi juga melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna memperoleh gambaran objektif mengenai kondisi jalan yang dikeluhkan. Penanganan yang tertunda dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kecelakaan serta memperpanjang ketidaknyamanan yang dirasakan warga. Oleh karena itu, Jalan Poros Pallangga–Sapaya diharapkan dapat segera memperoleh penanganan yang nyata dan berkelanjutan. Langkah konkret dari pemerintah akan menjadi wujud komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang aman, layak, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.






















Discussion about this post