BERITAPERS || PAREPARE — Abdul Razak Arsyad resmi terpilih sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Parepare periode 2025–2028. Ia ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) SMSI Parepare yang digelar di Warkop Kopina Parepare, Minggu (21/12/2025).
Muskot SMSI Parepare mengusung tema “Bersama SMSI Kita Bangun Pemberitaan Tanpa Hoaks” dan dihadiri langsung oleh Ketua SMSI Provinsi Sulawesi Selatan Anwar Sanusi, Sekretaris SMSI Sulsel H. Mappiar, serta Wakil Ketua Bidang Organisasi Ikhsan. Turut hadir Penasehat SMSI Sulsel Shafwan HR dan seluruh anggota SMSI Kota Parepare.
Kegiatan diawali dengan sambutan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua SMSI Parepare Abdul Razak Arsyad, kemudian dilanjutkan sambutan dan arahan dari Penasehat SMSI Sulsel Shafwan HR. Setelah itu, agenda musyawarah berlanjut pada pembacaan tata tertib pemilihan oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi dan pelaksanaan sidang pleno yang dipimpin Steering Committee.
Steering Committee yang diketuai Anwar Sanusi menetapkan mekanisme pemilihan pengurus dilakukan melalui kesepakatan forum dengan mengajukan tiga nama kandidat sebagai satu paket kepengurusan inti, yakni Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB).
“Forum terlebih dahulu menyepakati mekanisme dengan mengusulkan tiga nama calon pengurus yang diajukan dari floor peserta sidang,” ujar Anwar Sanusi saat memimpin sidang pleno.
Dalam dinamika musyawarah, sejumlah peserta menyampaikan aspirasi agar kepengurusan SMSI Parepare ke depan mengakomodasi keterwakilan perempuan serta melibatkan figur-figur pers senior untuk memperkuat organisasi.
Setelah melalui proses musyawarah dan lobi antar peserta, forum akhirnya menyepakati susunan kepengurusan inti SMSI Parepare periode 2025–2028 sebagai berikut:
Ketua: Abdul Razak Arsyad
Sekretaris: Anju Mandji
Bendahara: Syamsul Bahri
Ketiga nama tersebut disetujui secara aklamasi oleh seluruh peserta Muskot.
Dalam sambutannya usai terpilih, Abdul Razak Arsyad mengajak seluruh anggota SMSI Parepare untuk menjaga soliditas dan bersama-sama membangun organisasi secara profesional. Ia juga menegaskan komitmen SMSI Parepare untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Parepare.
“Insyaallah setelah Surat Keputusan kepengurusan diterbitkan, kami akan segera melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Parepare untuk menyampaikan bahwa SMSI siap mendukung dan mengawal program-program pembangunan daerah melalui pemberitaan yang sehat dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Parepare itu juga menegaskan kesiapan SMSI Parepare untuk menjalin sinergi dengan PWI dan seluruh elemen pers di daerah.
“Saya pernah memimpin PWI Parepare. Karena itu, saya berharap SMSI dan PWI dapat berjalan seiring, saling mendukung, dan berkolaborasi demi kemajuan dunia pers di Kota Parepare,” tegasnya.
Sementara itu, Penasehat SMSI Sulsel Shafwan HR dalam arahannya menekankan pentingnya peran media siber dalam menjaga etika jurnalistik dan menangkal penyebaran informasi hoaks, khususnya di tingkat lokal.
Ia mengingatkan agar seluruh media yang tergabung dalam SMSI konsisten menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan terverifikasi, termasuk dalam aktivitas komunikasi internal di berbagai platform digital.
“SMSI harus menjadi garda terdepan dalam menghadirkan pemberitaan yang mencerdaskan masyarakat dan tidak terjebak pada informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya,” pesannya.
Musyawarah Kota SMSI Parepare ditutup dengan doa dan harapan agar kepengurusan baru dapat segera menyusun struktur organisasi secara lengkap serta menjalankan roda organisasi dengan profesionalisme, integritas, dan komitmen terhadap kode etik jurnalistik. (Mlp)










