BERITAPERS || MAKASSAR – Isu politik terkait langkah Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Rusdi Masse (RMS), kembali mencuat di Sulawesi Selatan. Kabar yang beredar menyebutkan mantan Bupati Sidenreng Rappang itu akan mundur dari Partai NasDem dan bahkan dikaitkan dengan Partai Gajah Merah (PSI).
Namun, bantahan tegas langsung disampaikan oleh Wakil Ketua Partai NasDem Sulsel, Mustakim Musma. Ia menegaskan bahwa kabar mengenai pengunduran diri RMS sama sekali tidak benar.
“Tidak betul (soal pengunduran RMS),” tegas Mustakim saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, Selasa (19/8/2025).
Kabar hengkangnya Rusdi Masse dari NasDem sebenarnya bukan kali pertama muncul. Sejak awal tahun 2025, isu tersebut terus berulang kali mencuat di publik Sulsel, terutama di media sosial dan sejumlah grup percakapan politik.
Nama RMS, yang dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh di Sulawesi Selatan, kerap dikaitkan dengan kemungkinan bergabung ke partai lain. Beberapa spekulasi bahkan menyebut ia akan berlabuh ke PSI.
Meski demikian, para elite NasDem Sulsel berulang kali menampik kabar tersebut. Selain Mustakim Musma, Sekretaris DPW NasDem Sulsel Syaharuddin Alrif dan Bendahara NasDem Sulsel Andi Tobo Haerudin juga sebelumnya menegaskan RMS tetap berada di barisan NasDem.
Tak hanya elite partai, bantahan juga datang dari keluarga terdekat. Fatmawati Rusdi, anggota Dewan Pertimbangan DPP Partai NasDem sekaligus istri Rusdi Masse, ikut menanggapi isu yang semakin liar.
Saat ditemui wartawan di depan Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (19/8/2025), Fatmawati menanggapi kabar kepindahan suaminya dengan nada santai.
“Kata siapa? Saya saja serumah tidak dengar itu,” ujarnya sambil tersenyum.
Pernyataan Fatmawati sekaligus memperkuat bahwa isu yang beredar selama ini belum memiliki dasar yang jelas.
Sejumlah pengamat menilai isu kepindahan Rusdi Masse tidak lepas dari posisinya sebagai figur politik dengan basis massa besar di Sidrap dan wilayah Ajatappareng. Dengan jaringan politik dan loyalitas yang kuat, RMS dianggap sebagai tokoh penting yang bisa memengaruhi peta politik di Sulawesi Selatan menjelang Pemilu 2029.
Namun, hingga saat ini, tidak ada pernyataan resmi dari RMS yang mengindikasikan dirinya akan keluar dari Partai NasDem. Justru sebaliknya, ia tetap aktif dalam kegiatan partai dan konsolidasi internal.
Dengan bantahan berulang dari elite NasDem Sulsel dan pernyataan santai dari Fatmawati Rusdi, isu hengkangnya Rusdi Masse dari Partai NasDem kembali dipatahkan.
Meski begitu, dinamika politik di Sulawesi Selatan tetap hangat diperbincangkan, mengingat sosok RMS yang memiliki pengaruh besar dan selalu menjadi sorotan publik.






















Discussion about this post