BERITAPERS || PAREPARE — Kamis, 15 Oktober 2026. RSUD Andi Makkasau Kota Parepare membagikan masker gratis kepada masyarakat di tiga lokasi, yakni Jalan Nurussamawati, kawasan Pasar Perumnas, dan depan SMA Negeri 2 Parepare, di tengah kondisi udara yang diselimuti kabut asap.
Aksi ini bertujuan melindungi warga dari risiko gangguan pernapasan sekaligus mengingatkan bahwa pelayanan kesehatan juga hadir langsung di tengah masyarakat. Wakil Direktur Pelayanan RSUD Andi Makkasau Parepare, dr. Nur Hamidar Aslan, SP., OG, mengatakan, pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian rumah sakit terhadap kesehatan warga, terutama di tengah kondisi udara yang kurang baik.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan kesehatan, khususnya saat kondisi udara kurang baik akibat kabut asap. Pembagian masker ini merupakan langkah sederhana, tetapi penting untuk membantu mengurangi risiko gangguan pernapasan,” ujar dr. Nur Hamidar.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan. “Kami mengimbau warga untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, mengurangi aktivitas di ruang terbuka, serta segera datang ke fasilitas kesehatan jika mengalami sesak napas, batuk, atau iritasi mata,” katanya.
Humas RSUD Andi Makkasau Parepare, Hamzah, menegaskan bahwa kepedulian rumah sakit tidak hanya terbatas pada pelayanan kesehatan di lingkungan rumah sakit, tetapi juga mencakup masyarakat di luar rumah sakit. “RSUD Andi Makkasau tidak hanya peduli terhadap kesehatan pasien dan masyarakat di dalam lingkungan rumah sakit, tetapi juga hadir untuk memberikan perhatian dan perlindungan kesehatan kepada warga di luar rumah sakit. Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat, khususnya di tengah kondisi kabut asap seperti saat ini,” ujarnya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan seperti sesak napas, batuk, atau iritasi mata,” lanjutnya.
Warga diimbau menggunakan masker saat kualitas udara memburuk, membatasi aktivitas di luar ruangan, serta memberi perhatian lebih kepada anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan. (MLP)










