“Pelajar perlu dibekali pengetahuan jurnalistik agar mampu memilah informasi dengan benar serta menyajikan fakta secara etis. Kegiatan ini sangat relevan dan bermanfaat bagi mereka,” jelasnya.
Pelatihan menghadirkan empat pemateri dari berbagai latar media dan organisasi kewartawanan. Pemateri pertama, Makmur dari Tribun Takalar, menekankan pentingnya pemahaman konsep jurnalistik dan penerapan 5W+1H dalam setiap penulisan berita. “Jika pelajar mampu menguasai dasar ini, maka struktur berita yang mereka hasilkan akan lebih kuat dan valid,” katanya.
Pemateri kedua, Adhe Junaedi Sholat, SE, memaparkan teknik menyusun rilis berita melalui metode bakat (bahan keterangan). Ia menilai pelajar memiliki potensi besar dalam menghasilkan konten positif. “Rilis berita itu sederhana jika memahami alurnya. Tinggal melatih konsistensi dan keberanian untuk menulis,” ujarnya.
Pemateri ketiga, Abdul Jalil Mattewakkang, S.Pd., Gr., MH, founder TakalarTerkini.com, menyoroti pentingnya keberadaan jurnalisme pelajar dalam lingkungan sekolah.

Ia menjelaskan bahwa ruang pelajar untuk mengekspresikan karya jurnalistik harus diperluas. “Pelajar adalah agen informasi di sekolahnya. Jika dibimbing dengan benar, mereka bisa menghasilkan karya yang berkualitas,” katanya.
Pemateri keempat, Aimal Situru, S.Pd., M.Si, Ketua JOIN (Jurnalis Online Indonesia) Kabupaten Takalar, memaparkan strategi publikasi berita di media online, termasuk teknik memilih judul, sudut pandang, hingga optimasi digital.
“Jurnalisme digital menuntut kecepatan sekaligus ketepatan. Pelajar perlu memahami etika sebelum terjun ke ruang publik,” jelas Aimal Situru yang juga adalah founder sebuah media online bernama beritapers.com.
Usai seluruh rangkaian pemaparan materi, panitia menyerahkan sertifikat penghargaan kepada keempat pemateri sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung peningkatan literasi jurnalistik pelajar di Takalar. Penyerahan sertifikat berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh seluruh peserta.
Kegiatan pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para pelajar untuk terjun ke dunia jurnalistik dengan kemampuan yang lebih matang, serta mampu menjadi penyebar informasi yang kreatif, kritis, dan tetap menjunjung tinggi etika.
Penulis: Kemal
Editor: Aimal
Fotografer: Mansyur






















Discussion about this post