BERITAPERS.COM || GOWA — Instruksi Bupati Gowa, Husniah Talenrang jelas, bahwa orientasi pembangunan bermuara kepada hadirnya kesejahteraan untuk rakyat Gowa, dimana hak warga apabila bermasalah akan secepatnya ditangani demi kelancaran proses pembangunan.
Sengkarut masalah sampah, selain karena persoalan puluhan armada mobil Dinas DLH tidak beroperasi yang berakibat sampah menumpuk di beberapa titik utama Kota Somba Opu, poros jalan menuju titik pembuangan terhalang.
Protes keras Haji Kadir Nyampa yang bersuara akan haknya yang belum disikapi pemerintah kabupaten Gowa dalam menyelesaikan persoalan ganti rugi di atas area TPA.
H. Kadir Nyampa secara tegas menyatakan dirinya secara ksatria siap membuka jalur jalan ke lokasi TPA dengan catatan Pemkab Gowa mau datang dan duduk bersama.
Pernyataan tokoh Kecamatan Bajeng ini kemudian direspon Bupati Gowa.
” Atas perintah Bupati Gowa, Alhamdulillah pagi tadi ( Selasa 23/9), kami sudah bertemu dengan Haji Kadir Nyampa, sikap Pemkab Gowa jelas memastikan persoalan ini selesai sesuai tahapan regulasi yang ada, apalagi Bupati Gowa dan semua masyarakat Gowa sangat kenal sebagai tokoh yang memiliki kepedulian besar terhadap persoalan sosial,” ungkap PLh Sekda via ponselnya siang tadi.
Pemkab Gowa mengapresiasi sikap Haji Kadir Nyampa yang konsisten akan sikapnya.
” Beliau ( Haji Kadir Nyampa ) menegaskan dirinya akan selalu berdiri di atas kepentingan orang banyak dan tetap jelas dalam sikapnya untuk selalu siap duduk bersama dengan suasana kekeluargaan menyelesaikan persoalan ini, Alhamdulillah, sudah ada persamaan sikap untuk melanjutkan pembahasan akan solusi penyelesaian lahan di lokasi TPA,” ungkap Firdaus.
Utusan khusus Bupati Gowa dipimpin oleh PLh. Sekda Gowa sebagai tindak lanjut dari harapan Haji Kadir Nyampa.
“Kami datang sebagai bentuk adab kita sebagai orang Gowa dan pasti bertekad bersama menyelesaikan masalah,” tegas Firdaus.
Seperti diketahui, area Tempat Pembuangan Akhir ( TPA ) Pa’bentengang sampah di Cadika Kecamatan Bajeng, memiliki lahan seluas 15 Ha.
“Masih ada area seluas 6 ha yang belum sepenuhnya diselesaikan dan amanah itu wajib ditangani pemerintah kabupaten Gowa hari ini, soal teknis penyelesaian tentu dilakukan berdasarkan ketentuan yang ada aapalgi persoalan sampah adalah tanggung jawab kita semua,” kunci Agussalim PLh. kepala Satpol PP yang ikut mendampingi PLh. Sekda saat silaturahmi dengan Haji Kadir Nyampa.










