BERITAPERS || MAKASSAR – kegiatan penjemputan hasil pengelolaan sampah oleh Bank Sampah Pusat dari Bank Sampah Unit (BSU) “Pesona Mulia” RW 04, Kelurahan Kunjung Mae, berlangsung tertib dan penuh antusiasme warga. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang terus didorong di wilayah tersebut.Sabtu (21/2/2926).
Bank sampah merupakan salah satu model pengelolaan sampah yang efektif dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Melalui sistem pemilahan, penimbangan, dan pencatatan, sampah anorganik yang memiliki nilai jual dapat dikelola secara terstruktur sehingga tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomis bagi warga.
Ketua RW 04 Kunjung Mae, Tohad Hasli, menegaskan bahwa kehadiran BSU “Pesona Mulia” merupakan bentuk komitmen masyarakat dalam mendukung program Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin, khususnya dalam bidang pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.
“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendukung penuh program Wali Kota Bapak Munafri Arifuddin dalam hal pengelolaan sampah dengan menghadirkan bank sampah di RW kami. Dengan sistem ini, sampah dapat terkelola dengan baik dan warga pun merasakan manfaat ekonominya,” ujar Tohad.
Ia menjelaskan, sejak tahap sosialisasi hingga pembentukan struktur pengurus BSU “Pesona Mulia”, partisipasi warga cukup tinggi. Warga secara aktif melakukan pemilahan sampah rumah tangga seperti plastik, kertas, dan logam untuk kemudian disetorkan ke bank sampah unit. Hasil penimbangan dicatat sebagai tabungan yang dapat dicairkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Lebih lanjut, Tohad Hasli menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Lurah Kunjung Mae yang terus memberikan pendampingan dan motivasi kepada pengurus serta warga dalam proses pembentukan dan penguatan kelembagaan bank sampah di tingkat RW.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan motivasi yang terus diberikan oleh Lurah Kunjung Mae, sehingga BSU Pesona Mulia dapat terbentuk dan berjalan dengan baik seperti sekarang ini,” tambahnya.
Kegiatan penjemputan oleh Bank Sampah Pusat ini sekaligus menjadi bukti bahwa sistem pengelolaan yang dibangun telah berjalan sesuai mekanisme. Dengan adanya sinergi antara warga, pengurus bank sampah unit, dan pemerintah kelurahan, diharapkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di RW 04 Kunjung Mae dapat menjadi contoh bagi wilayah lainnya.
Ke depan, pengurus BSU “Pesona Mulia” berkomitmen untuk terus meningkatkan partisipasi warga serta memperluas jenis sampah yang dapat dikelola. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan bernilai ekonomis, sejalan dengan visi pembangunan Kota Makassar yang berkelanjutan. (MLP)










