Dalam konteks keluarga, perempuan berilmu akan mengaplikasikan keilmuan yang dimilikinya untuk memberikan sumbangsih pendidikan kepada keluarganya. Ia akan memberikan hal terbaik bagi keluarga berdasarkan pengalaman hidup yang sudah dirasakannya.
Sehingga persoalan bangsa terkait degradasi moral, kurang gizi, minimnya akses pendidikan, akses kesehatan dan kebersihan lingkungan, serta lainnya solusinya bisa dimulai dari rumah, yaitu melalui edukasi dini yang dilakukan oleh para ibu selaku perempuan-perempuan yang berilmu.
Sedangkan dalam konteks masyarakat, perempuan yang berilmu akan berusaha dan mampu mengedukasi masyarakat di sekitarnya untuk menjadi lebih baik terkait beragam persoalan dalam sosial kemasyarakatan, dimana persoalan-persoalan baru pada hari ini semakin beragam, terutama persoalan yang terkait dengan generasi bangsa (baca: moral, perilaku, pendidikan, kesehatan, kebersihan lingkungan, dan lain sebagainya).
Berkaca pada perempuan berilmu, sejatinya semua perempuan berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak agar dirinya mampu berdaya untuk kepentingan dirinya sendiri, keluarga, dan masyarakatnya.
Hal ini mencerminkan bahwa perempuan berilmu itu punya kelebihan berbeda dan memiliki andil besar dalam pembentukan karakter dan bidang-bidang kehidupan generasi bangsa yang lebih baik.










