BERITAPERS || MAKASSAR — Memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Makassar menggelar aksi Kampanye Keselamatan Pelayaran dan Bersih Pantai di Kolam Hasanuddin Pelabuhan Makassar, Kamis (10/9/2026).
Sebagai wujud kepedulian keselamatan dan tertib administrasi maritim, KSOP Utama Makassar menyerahkan dokumen E-Pas Kecil secara simbolis kepada perwakilan nelayan dari Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros. Selain itu, disalurkan pula bantuan life jacket (baju pelampung) untuk awak kapal dan nelayan di Pelabuhan Rakyat Paotere.
Kepala Kantor KSOP Utama Makassar, Dr. Ir. Jon Kenedi, M.Mar.Eng., M.M., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng., memimpin langsung apel pembukaan dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemangku kepentingan, jajaran penyelenggara, serta elemen masyarakat nelayan yang hadir.
”Kampanye keselamatan pelayaran dan aksi bersih pantai ini merupakan komitmen bersama dalam membangun kesadaran akan pentingnya keselamatan bertransportasi laut sekaligus menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Pelayanan transportasi laut tidak hanya berfokus pada administrasi dan regulasi, tetapi juga menyentuh aspek keselamatan jiwa dan keberlanjutan lingkungan,” tegas Dr. Jon Kenedi.
Apresiasi senada disampaikan Ketua Kampung Nelayan Pesisir Bontoa (KNPB) Maros, Tasmin Hamliong. Pihaknya menilai langkah KSOP Utama Makassar sangat membantu legalitas kepemilikan kapal tradisional milik nelayan kecil.
”Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas atensi KSOP Utama Makassar. Layanan kemudahan penerbitan E-Pas Kecil ini memberikan kepastian hukum administrasi sekaligus meningkatkan standar keselamatan bagi nelayan kami di Kecamatan Bontoa, Maros,” puji Tasmin Hamliong.
Melalui momentum Harhubnas 2026 ini, sinergi antara otoritas pelabuhan, pemerintah daerah, dan komunitas nelayan diharapkan terus terjalin erat demi mewujudkan budaya keselamatan pelayaran serta menjaga kebersihan laut Sulawesi Selatan.










