BERITAPERS || Parepare – Polsek Bacukiki kembali menggelar program Jumat Curhat sebagai wadah dialog langsung antara aparat kepolisian dan masyarakat, Jumat (12/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Turut hadir dalam kegiatan ini:
Kapolsek Bacukiki Iptu Bustan,
Waka Polsek Bacukiki, Iptu Mansyur, SH
Lurah Cappa Galung, Hidayatullah, S.Sos.I
Sekretaris Lurah, Asis Sabir, S.Sos
Bhabinkamtibmas Cappa Galung, Aiptu Kasril
Ketua LPMK, Mur Salam, S.Sos
Staf Kelurahan, Para Ketua RT/RW
Para kader Posyandu
, tokoh masyarakat, dan warga
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini menunjukkan komitmen Polsek Bacukiki dalam memperkuat kedekatan dengan warga serta meningkatkan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kapolsek Bacukiki yang turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikan ulasan dan perkenalan kepada warga. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kehadiran langsung aparat di tengah masyarakat sebagai upaya membangun kedekatan emosional.
Ia menyampaikan bahwa kehadirannya hari ini merupakan bagian dari upaya menjalin hubungan yang lebih baik dengan masyarakat.
“Ada istilah, tak kenal maka tak sayang. Karena itu saya perlu hadir langsung, memperkenalkan diri, dan membangun kedekatan dengan bapak-ibu sekalian. Tanpa adanya rasa saling mengenal dan saling menyayangi, kerja sama tidak akan terbangun dengan baik,” ujarnya.
Kapolsek juga menuturkan riwayat penugasannya, termasuk pengalamannya bertugas di beberapa wilayah pedesaan dan kecamatan.
Ia berharap pengalaman panjang tersebut dapat menjadi modal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bacukiki.
“Alhamdulillah, pengalaman 28 tahun bertugas di berbagai wilayah memberikan pelajaran berharga untuk kami. Ke depan, saya berharap hubungan kita semakin erat, dan kami siap bekerja bersama masyarakat,” jelasnya.
Kapolsek juga mengajak warga memperkuat kebersamaan demi menciptakan keamanan yang lebih baik.
“Keamanan dan ketertiban tidak bisa terwujud tanpa kebersamaan. Dengan ekonomi yang tidak selalu stabil dan dinamika sosial yang beragam, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi sangat penting,” ungkapnya.
Ia menutup ulasannya dengan harapan bahwa Jumat Curhat dapat menjadi sarana komunikasi berkelanjutan antara kepolisian dan warga.
Waka Polsek Bacukiki, Iptu Mansyur, SH, menyampaikan data gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang Januari hingga Desember tahun 2025.
Tercatat 44 kasus ditangani Polsek Bacukiki.
Angka ini menjadi perhatian bersama agar dapat dicegah melalui peningkatan kewaspadaan dan kerja sama warga.
Dalam imbauannya, Waka Polsek menyampaikan:
Pastikan kendaraan terkunci dengan benar
Jangan meninggalkan kunci menempel
Hindari parkir di tempat sepi atau tanpa pengawasan
Periksa kompor, pintu, jendela, dan aliran listrik sebelum keluar rumah
Saling mengingatkan dalam keluarga
Beberapa titik perbatasan Bacukiki Barat perlu pengawasan ekstra
Orang tua diminta mengawasi anak saat berada di area pantai
Polisi tidak dapat bekerja sendiri
Peran aktif masyarakat sangat menentukan keberhasilan pencegahan kejahatan
Lurah Cappa Galung, Hidayatullah, S.Sos.I, memberikan apresiasi atas terselenggaranya program Jumat Curhat yang dinilai sangat baik dalam menyerap keluhan dan aspirasi warga.
Ia menyampaikan beberapa penekanan:
1. Kolaborasi Tiga Pilar
Sinergi Kelurahan – Bhabinkamtibmas – Babinsa adalah kunci keamanan wilayah.
2. Laporkan Cepat Gangguan Lingkungan
Warga diminta segera melapor jika ada potensi masalah agar dapat ditangani sejak awal.
3. Jaga Kondusifitas Pemilihan RT/RW
Proses pemilihan harus berjalan damai, jujur, dan melahirkan pengurus yang amanah.
4. Disiplin Waktu dalam Setiap Kegiatan
Lurah mengimbau seluruh warga agar setiap kegiatan dimulai tepat waktu.
5. Pertahankan Budaya Gotong Royong
Kekuatan utama lingkungan adalah kepedulian dan kebersamaan.
Bhabinkamtibmas Cappa Galung, Aiptu Kasril, memberikan arahan mengenai tahapan pemilihan RT dan RW yang akan dilaksanakan di beberapa lingkungan.
Poin yang ditekankan:
Proses pemilihan harus demokratis dan transparan
Warga diminta menjaga kekompakan
Hindari perpecahan akibat perbedaan pilihan
Kedepankan komunikasi sebagai solusi
Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Warga menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari keamanan malam hari, perbaikan fasilitas lingkungan, hingga pembinaan anak muda.
Seluruh masukan ditanggapi langsung oleh Kapolsek, Waka Polsek, Lurah, dan Bhabinkamtibmas, yang berkomitmen menindaklanjuti setiap aspirasi tersebut.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan wilayah Kelurahan Cappa Galung. (Mlp)










