BERITAPERS || PAREPARE — UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare mematangkan penyusunan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2027 melalui pertemuan bersama jajaran manajemen dan unsur terkait di lingkungan rumah sakit.
Kegiatan berlangsung di Aula Lantai II RSUD Andi Makkasau, Senin (7/9/2026), dan diikuti kepala ruangan, kepala instalasi, serta jajaran terkait. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari tahapan penyusunan program kerja dengan menitikberatkan pada kebutuhan pelayanan dan skala prioritas rumah sakit.
Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Hj. Muliana, Sp.M, M.Kes, menegaskan bahwa penyusunan perencanaan Tahun Anggaran 2027 harus berorientasi pada kebutuhan dan skala prioritas pelayanan.
“Perencanaan harus disusun secara matang, terarah dan berdasarkan kebutuhan. Setiap unit diharapkan mengusulkan program prioritas yang efektif, efisien, serta berdampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan,” ujar dr. Hj. Muliana.
Ia juga meminta seluruh bidang, ruangan, dan instalasi memperkuat koordinasi agar setiap program yang dirancang memiliki sasaran yang jelas dan mendukung pencapaian target rumah sakit.
“Koordinasi antarbagian sangat penting agar setiap program dapat berjalan terintegrasi dan benar-benar mendukung pencapaian target rumah sakit,” lanjutnya.
Dalam pembahasan, masing-masing unit melakukan identifikasi kebutuhan dan menyampaikan usulan kegiatan berdasarkan kondisi serta prioritas pelayanan. Usulan tersebut menjadi bahan pembahasan bersama agar program yang dirancang tidak tumpang tindih dan dapat disesuaikan dengan kemampuan sumber daya yang tersedia.
Kepala Bagian Humas dan Perencanaan RSUD Andi Makkasau, Hamzah, mengatakan keterlibatan seluruh unsur rumah sakit dalam proses tersebut diperlukan untuk menghasilkan perencanaan yang lebih objektif dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing unit.
“Pertemuan ini menjadi bagian dari proses untuk menyamakan persepsi sekaligus menghimpun kebutuhan dari setiap unit. Dengan pembahasan bersama sejak tahap awal, usulan program dapat disusun lebih realistis dan memiliki sasaran yang jelas,” kata Hamzah.
Menurut Hamzah, setiap program yang diusulkan juga perlu memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan pelayanan serta mempertimbangkan tingkat urgensi dan manfaatnya bagi masyarakat.
“Yang paling penting, setiap program yang diusulkan harus memiliki manfaat dan mendukung pelaksanaan pelayanan. Karena itu, setiap unit perlu melihat kebutuhan secara objektif dan menentukan mana yang benar-benar menjadi prioritas,” ujarnya.
Pembahasan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mengidentifikasi kebutuhan masing-masing unit, baik terkait program kerja maupun dukungan terhadap pelaksanaan pelayanan. Hasil pembahasan selanjutnya menjadi bagian dari proses penyusunan rencana kerja dan anggaran RSUD Andi Makkasau Tahun Anggaran 2027.
Melalui proses yang melibatkan berbagai unsur internal rumah sakit, RSUD Andi Makkasau menargetkan tersusunnya program kerja yang lebih terukur, realistis, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi maupun masyarakat pengguna layanan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya manajemen memperkuat tata kelola rumah sakit dan memastikan program kerja 2027 memiliki arah yang jelas serta mampu mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kota Parepare. (MLP)










