BERITAPERS || SAMAULUE, PINRANG — Rabu, 23 September 2026. Lapangan Larola, Desa Samaulue, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, mulai dipenuhi semangat dan antusiasme pecinta sepak bola usia 12 tahun. Turnamen Samaulue Cup Junior 2026 resmi digelar sebagai wadah silaturahmi sekaligus ajang pembinaan dan pengembangan bakat pesepak bola muda di Kabupaten Pinrang.
Turnamen yang berlangsung mulai 23 September hingga 10 Oktober 2026 tersebut diikuti sebanyak 32 tim sepak bola junior dari berbagai wilayah di Kabupaten Pinrang. Para peserta merupakan pemain dengan batas usia maksimal 12 tahun (U-12).
Sebanyak 32 tim dibagi ke dalam delapan grup, yakni Grup A hingga Grup H, dengan masing-masing grup dihuni empat tim. Pada fase grup, pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi untuk menentukan 16 tim yang berhak melaju ke babak berikutnya.
Memasuki babak 16 besar, kompetisi akan menggunakan sistem gugur hingga mencapai partai final. Dengan format tersebut, setiap pertandingan dipastikan menjadi ruang bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan, membangun mental bertanding, sekaligus belajar menjunjung tinggi sportivitas.
Selain memperebutkan gelar juara, panitia juga menyiapkan uang pembinaan dengan total hadiah jutaan rupiah, trofi, medali, serta penghargaan bagi pemain terbaik dan kategori individu lainnya.
Ketua Panitia Pelaksana Samaulue Cup Junior 2026, Yudiman, S.Pd., S.H., mengatakan turnamen tersebut sejak awal tidak semata-mata dirancang sebagai ajang kompetisi untuk mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang mempererat silaturahmi antarpemain, pelatih, orang tua, klub, serta masyarakat.
“Kami ingin Samaulue Cup Junior ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah pembinaan anak-anak kita. Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi pengalaman, persahabatan, sportivitas dan semangat mereka untuk terus berlatih jauh lebih penting,” ujar Yudiman.
Menurutnya, penyelenggaraan turnamen tersebut juga merupakan bentuk kepedulian berbagai pihak terhadap perkembangan sepak bola usia dini di Kabupaten Pinrang.
Kegiatan ini didukung melalui sumbangan para donatur dan sponsor, serta mendapat support dari Pemerintah Desa Samaulue dan Pemerintah Kecamatan Lanrisang. Panitia juga melibatkan sekitar 100 orang dalam berbagai tugas untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan dengan tertib dan lancar.
Yudiman berharap dukungan terhadap pelaksanaan turnamen terus mengalir dari berbagai pihak, sehingga kegiatan dapat berlangsung sesuai harapan dan memberikan manfaat bagi para peserta.
“Kami sangat terbuka terhadap dukungan dari semua pihak. Turnamen ini lahir dari semangat kebersamaan, sehingga kami berharap semangat itu juga terus terjaga sampai pertandingan terakhir. Yang kami bangun bukan hanya kompetisi, tetapi juga kebersamaan dan masa depan anak-anak melalui olahraga,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Samaulue, Muh. Tahir, S.H., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Samaulue Cup Junior 2026 di wilayahnya.
Menurutnya, kegiatan olahraga yang melibatkan anak-anak dan generasi muda memiliki nilai penting karena tidak hanya memberikan ruang untuk mengembangkan bakat, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab dan sportivitas sejak usia dini.
“Kami dari Pemerintah Desa Samaulue tentu sangat mendukung kegiatan ini. Ini bukan sekadar pertandingan sepak bola, tetapi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memberikan ruang kepada anak-anak untuk mengembangkan bakat serta kemampuan mereka,” kata Muh. Tahir.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga suasana kekeluargaan selama turnamen berlangsung.
“Kami berharap seluruh tim bertanding dengan semangat dan tetap menjaga persaudaraan. Kepada anak-anak, bermainlah dengan gembira, hormati lawan dan jadikan turnamen ini sebagai pengalaman berharga. Kepada seluruh masyarakat dan pihak yang mendukung, kami menyampaikan terima kasih,” lanjutnya.
Samaulue Cup Junior 2026 diharapkan tidak hanya meninggalkan catatan tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga menghadirkan cerita tentang persahabatan, perjuangan, keberanian dan kebersamaan anak-anak dari berbagai penjuru Kabupaten Pinrang.
Selama 18 hari pelaksanaan, Lapangan Larola diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi talenta-talenta muda sekaligus menjadi titik temu masyarakat dalam semangat olahraga dan silaturahmi.
Dengan dukungan panitia, pemerintah, donatur, sponsor, orang tua, pelatih, peserta dan masyarakat, Samaulue Cup Junior 2026 diharapkan dapat berjalan aman, tertib dan sukses hingga partai final pada 10 Oktober 2026. (MLP)










