BERITAPERS || Waetuoe, Lanrisang – Sebagai langkah nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan, UPT SDN 63 Waetuo Kecamatan Lanrisang menggelar kegiatan Sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sekaligus penandatanganan komitmen bersama warga satuan pendidikan, Kamis (30/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, dan unsur komite sekolah. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memperkuat pemahaman seluruh warga sekolah tentang pentingnya sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas.
Dalam sambutannya, Kepala UPT SDN 63 Waetuoe Andi Bau Tenri Ampa, S.Pd, menegaskan bahwa SPMI merupakan instrumen penting yang harus diterapkan secara konsisten di setiap satuan pendidikan.
“SPMI bukan sekadar dokumen administratif, tetapi sistem yang hidup dan menjadi budaya mutu di sekolah. Setiap guru, staf, dan unsur komite harus memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menjaga serta meningkatkan mutu pembelajaran,” ungkap Aswar.
Kegiatan sosialisasi ini juga diisi dengan pemaparan tentang tahapan pelaksanaan SPMI, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, hingga peningkatan standar mutu pendidikan. Melalui pendekatan ini, sekolah diharapkan dapat secara mandiri menilai dan memperbaiki kualitas penyelenggaraan pendidikan sesuai standar nasional yang berlaku.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh warga satuan pendidikan sebagai bentuk kesepakatan untuk menjalankan dan mengawal pelaksanaan SPMI dengan penuh tanggung jawab.
Andi Bau menambahkan, implementasi SPMI di SDN 63 Waetuo akan diarahkan untuk memperkuat budaya kerja kolaboratif, transparansi, dan akuntabilitas.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang dilakukan di sekolah ini berorientasi pada mutu. Dengan adanya komitmen bersama, kita berharap seluruh elemen sekolah bergerak dalam semangat yang sama: memberikan layanan terbaik untuk peserta didik,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu guru, Aswar, S.Pd., SD,.Gr, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena membuka wawasan kami tentang pentingnya sistem mutu dalam pendidikan. Komitmen bersama ini menjadi pengingat bahwa peningkatan mutu harus menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, SDN 63 Waetuo Lanrisang menunjukkan keseriusannya dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk memperkuat tata kelola dan budaya mutu pendidikan dasar di Kabupaten Pinrang. Diharapkan, penerapan SPMI yang konsisten dapat membawa sekolah menuju predikat sebagai satuan pendidikan berdaya saing dan berintegritas tinggi. (MLP)










