BERITAPERS || PAREPARE — Di sela-sela kunjungannya ke Kota Parepare, Kepala Biro (Kabiro) Bhinkari Gowa, Rahim, menyempatkan diri untuk melepas rindu dan mempererat simpul persaudaraan dengan rekan sejawatnya. Ia bertemu langsung dengan Ketua Lidik Pro Kota Parepare, Ismail Waru, pada Jumat malam (13/3/2026).
Pertemuan yang mengambil tempat di Bosska Cafe, Jalan Jenderal Sudirman, sekitar pukul 23.00 WITA ini membuktikan bahwa jarak dan waktu bukanlah penghalang bagi dua rekan seperjuangan untuk bertukar pikiran. Meski jarum jam sudah mendekati tengah malam, suasana di sudut kafe tersebut justru terasa hangat dan penuh keakraban.
Menjaga Marwah Persaudaraan
Bagi Rahim, pertemuan ini bukan sekadar agenda formalitas antar lembaga, melainkan momentum penting untuk merawat jaringan sosial yang telah lama terbangun.
”Pertemuan ini murni silaturahmi. Walaupun dilaksanakan di tengah malam, yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga komunikasi dan persaudaraan dengan rekan-rekan di daerah,” ungkap Rahim dengan nada santai.
Ia menambahkan bahwa sinergi positif di masyarakat hanya bisa tercipta jika hubungan personal antar penggerak organisasi tetap terjaga dengan baik.
Apresiasi dan Sinergi Ke Depan
Senada dengan hal tersebut, Ismail Waru menyambut hangat kehadiran sahabatnya dari Gowa tersebut. Baginya, kunjungan singkat ini adalah bentuk penghargaan atas hubungan yang telah terjalin selama ini.
- Apresiasi: Ismail menghargai waktu yang diluangkan Rahim di tengah kesibukannya.
- Harapan: Keduanya berharap komunikasi ini menjadi fondasi kuat untuk kontribusi sosial di masa depan.
- Kesan: Pertemuan singkat namun bermakna, mempertegas hubungan emosional kedua tokoh tersebut.
”Kami sangat mengapresiasi kunjungan Kabiro Bhinkari Gowa. Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk memperkuat hubungan dan komunikasi antar sesama,” pungkas Ismail.
Pertemuan tersebut ditutup dengan perbincangan ringan dan tawa hangat, mencerminkan sisi humanis dari dua sosok yang aktif dalam kegiatan kemasyarakatan ini. Meski berlangsung singkat, esensi kekeluargaan yang kental tetap menjadi warna utama dalam pertemuan tersebut.
Penulis: Ismail || Editor: Kemal || Admin: Kemal Situru






















Discussion about this post