BERITAPERS || Lerang, Pinrang – SMAN Negeri 10 Pinrang menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dengan penuh semangat. Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah pemberian pengetahuan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang disampaikan langsung oleh Babinsa Desa Lerang, Sertu Frans S.K. pada Sabtu, 23 Agustus 2025 di halaman sekolah.
Materi PBB diberikan sebagai dasar untuk membentuk kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta kekompakan para siswa-siswi, khususnya peserta LDKS yang diharapkan menjadi calon pemimpin organisasi sekolah. Dalam arahannya, Sertu Frans menekankan bahwa PBB bukan hanya sekadar baris-berbaris, melainkan latihan fisik dan mental yang melatih konsentrasi, kerapihan, serta kebersamaan.
“Melalui latihan PBB ini, adik-adik bisa belajar arti kebersamaan, disiplin, dan kekompakan. Semua nilai ini sangat dibutuhkan dalam kepemimpinan dan kehidupan sehari-hari,” tegas Sertu Frans S.K. saat memberikan arahan.
Para siswa tampak antusias mengikuti setiap instruksi. Mereka berlatih sikap sempurna, penghormatan, langkah tegap, hingga variasi gerakan lainnya dengan penuh semangat. Meski sebagian terlihat lelah, semangat kebersamaan membuat mereka tetap berusaha menampilkan yang terbaik.
Kepala SMAN 10 Pinrang, Riliani, SE,.M.Pd mengapresiasi keterlibatan TNI melalui Babinsa Desa Lerang dalam mendukung kegiatan LDKS. Menurutnya, kehadiran pemateri dari unsur militer memberikan pengalaman berbeda sekaligus menambah wibawa kegiatan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Sertu Frans yang telah hadir membimbing anak-anak kami. Materi PBB ini sangat relevan dengan tujuan LDKS, yakni menyiapkan siswa menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu memimpin dengan baik. Harapan kami, setelah kegiatan ini, siswa-siswi dapat menerapkan kedisiplinan tidak hanya di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Kepala Sekolah.
Lebih lanjut, Kepala Sekolah menambahkan bahwa kegiatan LDKS bukan hanya agenda rutin, tetapi sebuah wadah penting untuk melatih kepemimpinan generasi muda, terutama bagi pengurus OSIS yang akan segera dilantik.
“LDKS adalah laboratorium kepemimpinan. Di sini mereka belajar bagaimana mengatur diri, bekerja dalam tim, dan mengambil keputusan. Semoga ilmu yang mereka peroleh bisa menjadi bekal untuk memajukan sekolah ini,” jelasnya.
Dengan berlangsungnya kegiatan ini, SMAN 10 Pinrang menunjukkan komitmen dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki sikap disiplin, jiwa kepemimpinan, serta cinta tanah air. (Mlp)




















Discussion about this post