BeritaPers. Pendidikan – STAI Al-Istiqamah Ngata Baru – Menyambut tahun ajaran baru, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Istiqamah Ngata Baru akan menyelenggarakan kegiatan Studium Generale yang sangat relevan dengan perkembangan zaman. Acara ini akan menghadirkan Bapak Muh. Anwar, H.M., seorang pakar di bidang teknologi dan penulisan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Dengan tema menarik “Menulis di Era AI: Jembatan Keterampilan Tradisional dan Inovasi Digital”, kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Kamis, 4 September 2025, pukul 14.00 WITA di Gedung PBAK STAI Al-Istiqamah Ngata Baru.
Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Istiqamah Ngata Baru, Drs. K.H.M. Arif Siraj, Lc., menyambut hangat kedatangan Bapak Muh. Anwar. “Atas nama pimpinan dan keluarga besar Pondok Pesantren Al-Istiqamah, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Muh. Anwar karena telah bersedia hadir dan berbagi ilmu dengan mahasiswa kami. Kehadiran Bapak menjadi motivasi besar bagi para mahasiswa angkatan pertama untuk terus belajar dan berkarya,” tuturnya.
Acara ini diperkirakan akan dihadiri oleh puluhan mahasiswa, serta civitas akademika dan pengurus yayasan, yang antusias menantikan wawasan baru dari kuliah umum ini.
Ketua STAI Al-Istiqamah Ngata Baru, Mu’taz Farham, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Bapak Muh. Anwar. “Kami merasa terhormat dapat mengundang Bapak Anwar sebagai pemateri. Beliau adalah sosok yang sangat kompeten, seorang dosen FTK UIN Alauddin Makassar yang juga menjabat sebagai Kepala Lab. Microleading FTK. Yang terpenting, beliau dikenal sebagai penulis aktif yang karyanya telah banyak dipublikasikan, menjadikannya pilihan ideal untuk membahas topik ini,” ujar Mu’taz.
Lebih lanjut, Mu’taz menjelaskan bahwa pengalaman dan keahlian Bapak Anwar di persimpangan antara dunia akademik, teknologi, dan penulisan menjadikannya pembicara yang tepat untuk menjembatani pengetahuan tradisional dengan inovasi digital. Kuliah pakar ini bertujuan untuk membuka wawasan mahasiswa mengenai tantangan dan peluang dalam dunia penulisan modern, di mana kecerdasan buatan (AI) telah menjadi bagian tak terpisahkan.





















