BeritaPers. Makassar — Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Makassar menunjukkan komitmen kuatnya dalam meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah dengan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Strategi Penyusunan Proposal Kompetitif Dalam Skema Hibah BIMA Tahun 2026”. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 9 Desember 2025, dimulai pukul 09.00 WITA hingga selesai, ini diikuti oleh seluruh dosen tetap STIMI Makassar, menandai keseriusan institusi dalam menghadapi persaingan dana riset nasional.
Kegiatan ini secara khusus dirancang untuk membekali para dosen dengan pengetahuan dan taktik terkini dalam menyusun proposal penelitian yang sesuai dengan standar dan kriteria yang ditetapkan oleh platform BIMA (Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Tujuannya jelas, yakni meningkatkan jumlah proposal dosen STIMI Makassar yang lolos dan didanai pada skema hibah tahun anggaran 2026.
Bimtek kali ini menghadirkan pakar yang sangat kompeten di bidangnya, yaitu Prof. Dr. Andi Asrina, S.Km., M.Kes., seorang akademisi berpengalaman yang juga dikenal aktif sebagai reviewer proposal hibah nasional. Kehadiran beliau memberikan nilai tambah yang signifikan, mengingat pengalaman beliau dalam meninjau ribuan proposal dari berbagai perguruan tinggi.
Dalam paparannya, Prof. Dr. Andi Asrina, S.Km., M.Kes., menyoroti beberapa poin krusial yang seringkali menjadi kelemahan proposal. Beliau menegaskan bahwa orisinalitas dan dampak riset merupakan kunci utama. “Proposal yang kompetitif harus mampu menunjukkan kebaruan (novelty) yang jelas dan kontribusi nyata terhadap ilmu pengetahuan serta masyarakat,” ujar Prof. Andi Asrina.
Lebih lanjut, Prof. Andi Asrina menekankan pentingnya metodologi penelitian yang terperinci dan logis. Menurutnya, deskripsi metode tidak boleh bersifat umum, melainkan harus spesifik dan meyakinkan reviewer bahwa penelitian tersebut feasible (dapat dilakukan). Ia juga memberikan tips praktis mengenai penghitungan anggaran yang rasional dan sesuai dengan kebutuhan, menghindari pembiayaan yang tidak relevan dengan luaran riset.
“Para dosen harus mulai merancang luaran (output) yang terukur sejak awal, bukan sekadar pelengkap,” tambahnya. Ia menyebutkan bahwa luaran berupa publikasi pada jurnal internasional bereputasi dan paten adalah nilai jual tertinggi dalam skema BIMA, mendorong para peserta untuk membidik target luaran yang ambisius namun realistis.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang sangat antusias dari para peserta, termasuk akademisi senior STIMI Makassar. Prof. Dr. H. Akmal Umar, S.E., M.Si., salah satu dosen senior yang hadir yang juga menjabat sebagai Ketua Senat Perguruan Tinggi, menyatakan apresiasinya. “Materi dari Prof. Andi Asrina sangat mencerahkan. Terutama mengenai pembaruan format dan penekanan pada luaran yang berkesinambungan. Ini menjadi bekal penting bagi kami untuk meningkatkan kualitas proposal kami di tahun mendatang,” kata Prof. Akmal.
Senada dengan itu, Muh Rum, S.E., M.Si., mengungkapkan bahwa Bimtek ini telah memberikan pandangan yang lebih terstruktur. “Saya mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana merumuskan masalah penelitian agar align (selaras) dengan prioritas nasional. Selain itu, insight langsung dari reviewer seperti beliau sangat berharga untuk menghindari kesalahan-kesalahan fatal dalam penulisan proposal,” jelas Muh Rum.
Tujuan utama dari penyelenggaraan Bimtek ini, menurut manajemen STIMI Makassar, adalah untuk menciptakan iklim penelitian yang lebih produktif dan kompetitif di lingkungan kampus. Dr. H. Syahrir, S.E., M.M., selaku Wakil Ketua I (Waka 1) STIMI Makassar, menegaskan komitmen institusi. “Peningkatan riset adalah prioritas kami. Bimtek ini adalah investasi jangka panjang untuk kualitas akademik dosen. Kami berharap dari kegiatan ini, minimal 80% proposal yang diajukan dosen kami pada skema BIMA 2026 dapat lolos dan didanai,” harap Dr. Syahrir.
Bimtek yang dihadiri oleh seluruh dosen tetap ini berakhir dengan sesi diskusi interaktif dan simulasi singkat penyusunan kerangka proposal, memastikan bahwa strategi dan kiat yang disampaikan dapat langsung dipraktikkan. Kegiatan ini menegaskan kembali komitmen STIMI Makassar untuk terus mendorong dan memfasilitasi para dosennya agar dapat berkontribusi aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui penelitian yang didanai secara nasional.





















Discussion about this post