“Ini menjadi simbol solidaritas dan semangat berbagi, terlebih bagi masyarakat yang mungkin selama ini hanya bisa berkeinginan untuk berkurban namun terbatas secara ekonomi,” lanjutnya.
Wakil Bupati H. Hengky Yasin juga mengapresiasi langkah pemerintah pusat dan berharap momentum ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kesejahteraan serta kualitas kehidupan spiritual masyarakat Takalar.
Pemerintah Kabupaten Takalar memastikan bahwa distribusi daging kurban nantinya akan difokuskan kepada warga kurang mampu dan kaum dhuafa, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara merata dan adil.
Program bantuan sapi kurban dari Presiden merupakan agenda tahunan yang tersebar di berbagai daerah, dan pemilihan Takalar tahun ini dinilai sebagai bentuk penghargaan terhadap ketertiban dan semangat keagamaan masyarakatnya.
Tak hanya menjadi peristiwa keagamaan, penyerahan sapi kurban Presiden di Takalar juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan.
Momentum ini diharapkan tidak hanya memperkuat nilai religius masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antara pemimpin dan rakyat dalam bingkai keberkahan Idul adha.










