• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Rabu, Oktober 21, 2026
  • Login
Beritapers
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
Beritapers
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
Home Berita Daerah

Taruna Ikrar Kepala BPOM Ajak Akademisi Jadi Pemimpin Perubahan, Perkuat Kedaulatan Obat dan Ketahanan Pangan Nasional

Rudy Gemulia by Rudy Gemulia
21 Oktober 2026
in Berita Daerah
Reading Time: 3 mins read
0
Taruna Ikrar Kepala BPOM Ajak Akademisi Jadi Pemimpin Perubahan, Perkuat Kedaulatan Obat dan Ketahanan Pangan Nasional
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on TelegramShare on Whatsapp

Beritapers.com, Makassar — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., menyerukan perubahan besar dalam cara Indonesia membangun kekuatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, Indonesia tidak boleh terus menjadi penonton dan pasar bagi inovasi negara lain, tetapi harus tampil sebagai pencipta sekaligus pemimpin kemajuan sains dunia.

Pesan strategis itu mengemuka saat Taruna Ikrar tampil dalam rangkaian disnatalis dan forum ilmiah di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, mengusung tema “Advancing Pharma and Food Innovation for a Healthier and Sustainable Indonesia” dengan perspektif “Global Challenges Need Broad-View Scientific Leadership.”

Forum tersebut menyedot perhatian ribuan peserta yang mengikuti kegiatan secara langsung (offline) maupun daring (online). Dalam kesempatan itu, Taruna Ikrar didampingi Staf Khusus Kepala BPOM RI, Wachyudi Muchsin, kepala balai bandung dan pejabat eselon bpom.

Taruna menekankan bahwa tantangan kesehatan dunia tidak lagi dapat dijawab dengan pendekatan sektoral dan cara berpikir sempit. Ancaman penyakit baru, krisis pangan, perubahan iklim, disrupsi teknologi, hingga ketergantungan terhadap produk farmasi global membutuhkan kepemimpinan ilmiah yang berani melampaui batas disiplin, institusi, dan negara. Menjulang, Membumi, dan Mengakar: Tiga Fondasi Kepemimpinan Ilmiah

Salah satu pesan penting tersebut adalah perlunya membangun kepemimpinan ilmiah dengan filosofi menjulang, membumi, dan mengakar.

Anda Mungkin Menyukai Berita ini

Kemhan RI Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Pastikan Hak dan Kesejahteraan Veteran Terpenuhi

Kemhan RI Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Pastikan Hak dan Kesejahteraan Veteran Terpenuhi

21 Oktober 2026
Bantah Adanya Permainan, SPBU 74.931.01 Saranani Pastikan Mobil “Siluman” Belum Sempat Isi BBM

Bantah Adanya Permainan, SPBU 74.931.01 Saranani Pastikan Mobil “Siluman” Belum Sempat Isi BBM

18 Oktober 2026
Swadaya Warga, Pengecoran Jalan Tani Jenekampala Sepanjang 800 Meter Jadi Bukti Gotong Royong

Swadaya Warga, Pengecoran Jalan Tani Jenekampala Sepanjang 800 Meter Jadi Bukti Gotong Royong

17 Oktober 2026
Anggota DPRD Konawe Selatan Iksan angkat bicara persoalan Pemanfaatan Jalan Usaha Tani oleh PT GAP

Anggota DPRD Konawe Selatan Iksan angkat bicara persoalan Pemanfaatan Jalan Usaha Tani oleh PT GAP

17 Oktober 2026
Perkuat Akuntabilitas Kinerja, Kepala Kantor BPN Parepare Ikuti Evaluasi ATR/BPN 2026

Perkuat Akuntabilitas Kinerja, Kepala Kantor BPN Parepare Ikuti Evaluasi ATR/BPN 2026

16 Oktober 2026

Menjulang, yakni keberanian memiliki visi besar, menguasai perkembangan sains mutakhir, dan menempatkan Indonesia dalam peta persaingan inovasi global.

Membumi, berarti seluruh kemajuan ilmu pengetahuan harus memberikan dampak konkret terhadap kehidupan rakyat, mulai dari akses obat yang aman dan bermutu, pangan yang berkualitas, hingga pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Mengakar, menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh kehilangan pijakan pada nilai kemanusiaan, integritas, kearifan lokal, serta kepentingan nasional.

Filosofi tersebut menempatkan ilmu pengetahuan bukan sekadar sebagai simbol keunggulan akademik, melainkan sebagai instrumen perubahan sosial dan kekuatan strategis pembangunan bangsa.

Kemajuan sains harus mampu menjangkau panggung dunia tanpa tercerabut dari persoalan nyata yang dihadapi masyarakat Indonesia.

Indonesia Harus Beralih dari Konsumen Menjadi Produsen Inovasi

Taruna menyoroti perubahan lanskap industri kesehatan dunia yang kini digerakkan oleh kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), bioteknologi, precision medicine, serta pengembangan terapi berbasis sel dan gen.

Perkembangan tersebut membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mempercepat kemandirian industri farmasi, sekaligus menghadirkan tantangan serius apabila penguasaan riset dan teknologi nasional tidak diperkuat.

Indonesia, menurut arah pemikiran yang disampaikan Taruna, perlu bertransformasi dari negara yang bergantung pada inovasi luar menjadi bangsa yang mampu menciptakan, mengembangkan, memproduksi, dan bersaing melalui inovasinya sendiri.

Di sektor pangan, tantangan serupa muncul dalam upaya menjamin keamanan pangan, memperkuat ketahanan nasional, meningkatkan kualitas gizi, dan menghadapi dampak perubahan iklim.

Karena itu, inovasi farmasi dan pangan harus menjadi bagian dari agenda strategis pembangunan nasional, bukan sekadar kegiatan penelitian yang berhenti di laboratorium atau jurnal ilmiah.

BPOM Dorong Regulasi Adaptif, Kampus Jadi Mesin Inovasi , dihadapan ribuan peserta taruna ikrar Sebagai Kepala BPOM RI yang memimpin otoritas pengawasan obat dan makanan Indonesia (Indonesian FDA), Taruna menempatkan regulasi berbasis sains sebagai salah satu instrumen penting dalam memperkuat ekosistem inovasi nasional.

Regulasi tidak cukup hanya mengikuti perubahan teknologi. Sistem pengawasan juga harus mampu mengantisipasi perkembangan ilmu pengetahuan, memfasilitasi inovasi yang bertanggung jawab, sekaligus memastikan keamanan, khasiat, dan mutu produk tetap menjadi prioritas.

Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis untuk menghasilkan penelitian yang berdampak dan melahirkan pemimpin yang mampu menghubungkan sains, industri, kebijakan publik, dan kebutuhan masyarakat.

Taruna mendorong penguatan kolaborasi Academia, Business, and Government (ABG) sebagai fondasi percepatan hilirisasi riset dan pengembangan industri farmasi serta pangan nasional.

Universitas Padjadjaran dan berbagai perguruan tinggi Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan publikasi ilmiah, tetapi juga motor lahirnya terobosan teknologi yang mampu meningkatkan daya saing bangsa.

Dari Bandung, Pesan Kepemimpinan Sains untuk Indonesia

Kehadiran ribuan peserta secara luring dan daring menunjukkan bahwa diskursus mengenai masa depan kesehatan, teknologi, dan ketahanan pangan semakin relevan bagi dunia akademik maupun masyarakat luas.

Forum ilmiah di Bandung ini sekaligus memperkuat urgensi regenerasi kepemimpinan nasional yang bertumpu pada penguasaan sains, integritas, keberanian mengambil keputusan, dan kemampuan membaca perubahan global.

Pesan yang dibawa Taruna Ikrar melampaui urusan regulasi obat dan makanan. Di dalamnya terdapat agenda besar mengenai kedaulatan teknologi, daya saing industri, kualitas sumber daya manusia, dan posisi Indonesia dalam percaturan ilmu pengetahuan dunia.

Indonesia membutuhkan ilmuwan yang berani berpikir mendunia, pemimpin yang mampu menghadirkan manfaat bagi rakyat, serta inovasi yang tetap berpijak pada jati diri bangsa.

Di tengah kompetisi global, filosofi menjulang, membumi, dan mengakar menjadi pengingat bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak cukup diukur dari tingginya capaian teknologi, tetapi juga dari seberapa besar ilmu pengetahuan mampu memperbaiki kehidupan manusia.

Dari Universitas Padjadjaran, arah perubahan itu ditegaskan: Indonesia harus naik kelas, dari pengguna teknologi menjadi pencipta inovasi, dari pasar global menjadi kekuatan sains yang diperhitungkan dunia.

Views: 16
Rudy Gemulia

Rudy Gemulia

RUDY GEMULIA adalah jurnalis di Beritapers.com yang fokus meliput isu Hukum & Kriminal di wilayah Sulawesi Selatan. ‎ ‎Memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun dalam dunia jurnalistik siber. ‎ ‎RUDY GEMULIA berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mengedepankan kode etik jurnalistik. ‎ ‎Sebelum bergabung dengan Beritapers, ia aktif menulis tentang isu sosial dan kemanusiaan. ‎ ‎​Kontak: gemuliar@gmail.com.

Related Posts

Kemhan RI Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Pastikan Hak dan Kesejahteraan Veteran Terpenuhi
Berita Daerah

Kemhan RI Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Pastikan Hak dan Kesejahteraan Veteran Terpenuhi

by Syamsir
6 jam ago
0

BERITAPERS || Kendari, 20 Oktober 2026 – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) memperkuat koordinasi dan sinergi lintas kementerian/lembaga (K/L) guna mendorong pemenuhan hak-hak veteran serta meningkatkan kualitas...

Bantah Adanya Permainan, SPBU 74.931.01 Saranani Pastikan Mobil “Siluman” Belum Sempat Isi BBM
Berita Opini

Bantah Adanya Permainan, SPBU 74.931.01 Saranani Pastikan Mobil “Siluman” Belum Sempat Isi BBM

by Ismail Waru
3 hari ago
0

BERITAPERS || KENDARI - Sebuah mobil yang masuk ke area pengisian BBM di SPBU 74.931.01 Saranani, Kota Kendari, memantik kecurigaan warga. Kendaraan itu diduga menyerobot antrean Pertalite, memunculkan...

Swadaya Warga, Pengecoran Jalan Tani Jenekampala Sepanjang 800 Meter Jadi Bukti Gotong Royong

Swadaya Warga, Pengecoran Jalan Tani Jenekampala Sepanjang 800 Meter Jadi Bukti Gotong Royong

4 hari ago
Anggota DPRD Konawe Selatan Iksan angkat bicara persoalan Pemanfaatan Jalan Usaha Tani oleh PT GAP

Anggota DPRD Konawe Selatan Iksan angkat bicara persoalan Pemanfaatan Jalan Usaha Tani oleh PT GAP

4 hari ago
Load More

Related News

Cegah Dampak Kabut Asap, Kepala Puskesmas Lumpue Bersama Staf Turun Langsung Bagikan Masker di Depan SPBU

Cegah Dampak Kabut Asap, Kepala Puskesmas Lumpue Bersama Staf Turun Langsung Bagikan Masker di Depan SPBU

15 Oktober 2026
Isi MPLS, Kadiv Humas Ajak Siswa SMA Hindari Judi Online

Isi MPLS, Kadiv Humas Ajak Siswa SMA Hindari Judi Online

16 Juli 2025
Dr. Muh Anwar. HM Pukau Jamaah Masjid Al-Ikhlas di Malam ke-16 Ramadhan

Dr. Muh Anwar. HM Pukau Jamaah Masjid Al-Ikhlas di Malam ke-16 Ramadhan

15 Maret 2025

Browse by Category

  • Artikel
  • Berita Budaya
  • Berita Cuaca
  • Berita Daerah
  • Berita Desa
  • Berita Dunia
  • Berita Ekonomi
  • Berita Foto
  • Berita Hankam
  • Berita Hiburan
  • Berita Hukum
  • Berita Kampus
  • Berita Kesehatan
  • Berita Kota
  • Berita Kriminal
  • Berita Nasional
  • Berita Olahraga
  • Berita Opini
  • Berita Pemerintahan
  • Berita Pendidikan
  • Berita Peristiwa
  • Berita Polisi
  • Berita Politik
  • Berita Ragam
  • Berita Religi
  • Berita Seremonial
  • Berita Sorot
  • Berita Sosbud
  • Berita Terbaru
  • Berita TNI
  • Berita Video
  • Breaking News
  • Business
  • Crypto
  • English News
  • Finance
  • Galeri
  • Health
  • International
  • Investing
  • Market
  • Movie
  • News
  • Newsbeat
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pedoman Siber
  • Politics
  • Protest
  • Space
  • Stories
  • Tajuk Utama
  • Technology
  • Trending Topik
  • Women
  • World
Beritapers

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Navigate Site

  • Blog
  • Checkout
  • Disclaimer
  • Elementor
  • Home
  • Home – العربية
  • Home 7
  • Indeks Berita
  • Keranjang
  • Kode Etik
  • Kode Etik Perilaku
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Sitemap_news
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Terms of Service

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Redaksi
  • Kode Etik Perilaku
  • Kode Etik
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?