Makassar – Jumat, 6 Februari 2026. Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Mabes TNI AL) melalui Komando Daerah Angkatan Laut (KODAERAL) VI Makassar secara resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen calon prajurit TNI Angkatan Laut bagi putra-putri terbaik bangsa. Rekrutmen ini mencakup penerimaan Calon Bintara dan Calon Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI AL Gelombang II Tahun Anggaran 2026.
Pembukaan rekrutmen ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan TNI Angkatan Laut dalam memperkuat sumber daya manusia yang profesional, tangguh, dan berkarakter guna menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di wilayah perairan dan samudra Nusantara.
Komandan KODAERAL VI Makassar Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, SH.,M.M, menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut membutuhkan generasi muda yang memiliki semangat juang tinggi, disiplin, serta komitmen kuat untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Tantangan keamanan maritim yang semakin kompleks menuntut kehadiran prajurit yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki kecerdasan, integritas, serta kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Menjadi prajurit TNI Angkatan Laut bukan sekadar memilih profesi, melainkan merupakan panggilan pengabdian untuk menjaga kehormatan bangsa, melindungi wilayah perairan Indonesia, serta memastikan laut Nusantara tetap aman, damai, dan berdaulat,” ujar Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz.
Dukungan terhadap pelaksanaan rekrutmen ini juga datang dari jajaran kewilayahan. Komandan Pos TNI AL Pinrang Letda Laut (P) Walno, menyampaikan bahwa pihaknya siap membantu sosialisasi dan memberikan pendampingan informasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah pesisir Suppa dan sekitarnya.
Menurutnya, kehadiran prajurit TNI AL yang berasal dari putra daerah sangat penting untuk memperkuat pertahanan laut sekaligus membangun kedekatan emosional antara TNI AL dan masyarakat.
“Kami mengajak para pemuda pesisir untuk tidak ragu mendaftarkan diri. Ini adalah kesempatan emas untuk mengabdi kepada bangsa melalui TNI Angkatan Laut serta turut menjaga laut sebagai masa depan Indonesia,” ujar Letda Laut (P) Walno.
Ia menambahkan, seluruh proses penerimaan prajurit TNI AL dilaksanakan secara transparan, objektif, dan gratis (tidak dipungut biaya). Masyarakat diimbau untuk mewaspadai segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan panitia rekrutmen.
Adapun tahapan seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, serta mental ideologi guna memastikan calon prajurit yang diterima benar-benar memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
Untuk pendaftaran online dibuka mulai 2 Februari hingga 31 Maret 2026 melalui laman resmi al.rekrutmen-tni.mil.id, sedangkan validasi/daftar ulang dilaksanakan pada 18 Februari hingga 31 Maret 2026 di lokasi panitia daerah masing-masing.
Melalui rekrutmen ini, TNI Angkatan Laut berharap dapat melahirkan generasi pelaut pejuang yang mampu berperan aktif dalam menjaga kedaulatan laut, menegakkan hukum di wilayah perairan, serta mendukung pembangunan nasional di sektor kemaritiman.
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia membutuhkan prajurit-prajurit laut yang tangguh dan profesional. TNI Angkatan Laut mengajak seluruh generasi muda Indonesia untuk bergabung, berjuang, dan mengabdi bersama menjaga samudra Nusantara demi masa depan Indonesia yang aman, kuat, dan berdaulat. (MLP)










