BERITAPERS || Suppa, Pinrang – Kegiatan transplantasi terumbu karang tahap kedua tahun 2025 resmi dimulai di wilayah konservasi Penyu Madani, Dusun Lero B, Desa Wiringtasi, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Rabu (8/10/2025). Agenda ini dilaksanakan oleh Tim Transplantasi Terumbu Karang Provinsi Sulawesi Selatan yang tergabung dalam Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) Kodaeral VI Makassar, bekerja sama dengan personel Pos TNI AL (Posal) Pinrang.
Komandan Posal Pinrang, Letda Laut (P) Walno, memimpin langsung kehadiran personel Posal Pinrang dalam kegiatan ini. Turut hadir dalam tim transplantasi, sejumlah perwira dan prajurit TNI AL, serta tenaga teknis pendukung yang bertugas menyiapkan seluruh peralatan dan media transplantasi.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA dengan briefing teknis di lokasi konservasi. Tim transplantasi dan personel Posal melakukan persiapan media transplantasi berupa rangka spider dengan mengoleskan resin epoksi serta pelumuran pasir.
Selanjutnya, pada pukul 10.00 WITA, tim darat yang siaga di Home Base Konservasi Penyu Madani melakukan pengisian tabung selam cadangan serta mempersiapkan peralatan penyelaman. Tim penyelam kemudian bergerak untuk mengambil bibit karang di perairan.
Sekitar pukul 11.40 WITA, bibit karang berhasil dikumpulkan dan ditempatkan di bibir pantai untuk proses penyesuaian sebelum dipasang pada media transplantasi. Setelah istirahat siang, pukul 15.00 WITA tim kembali melanjutkan kegiatan dengan memotong bibit karang dan memasangkannya pada media spider di bawah air.
Kegiatan hari pertama ditutup pukul 17.00 WITA dengan seluruh rangkaian berjalan aman dan lancar. Tim akan melanjutkan tahap berikutnya pada hari kedua, Kamis (9/10/2025).
Kegiatan ini melibatkan 6 personel Posal Pinrang, di antaranya Danposal Letda Laut (P) Walno, serta 11 anggota tim transplantasi yang dipimpin Mayor Laut (K/W) Rindang Y, A.Md., S.Kep. sebagai Kepala Bidang Transplantasi.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, digunakan berbagai material dan peralatan seperti media spider transplantasi, alat selam, pelampung, tenda, hingga perlengkapan teknis seperti resin, katalis, dan cat antikarat.
Komandan Posal Pinrang, Letda Laut (P) Walno, menyampaikan bahwa kegiatan transplantasi ini merupakan bentuk komitmen TNI AL bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga ekosistem laut, khususnya di wilayah kerja Posal Pinrang.
“Transplantasi terumbu karang ini bukan hanya menjaga keberlangsungan ekosistem laut, tetapi juga memberi manfaat jangka panjang bagi nelayan dan masyarakat pesisir. Kami berharap kegiatan ini berjalan berkesinambungan sehingga ekosistem laut kita semakin lestari,” ujar Danposal.
Dengan terlaksananya tahap kedua ini, diharapkan ekosistem terumbu karang di perairan Suppa dapat terus pulih dan memberikan manfaat ekologis maupun ekonomis bagi masyarakat sekitar. (MLP)










