Ade menambahkan, Zinatra membantu memenuhi kebutuhan unsur mikro tanaman sehingga pertumbuhan akar dan batang lebih kokoh, serta potensi hasil lebih maksimal. Ia berharap inovasi teknologi ini dapat membantu Sidrap menjaga potensi hasil pertanian sebelum panen, mendukung ketahanan pangan, dan swasembada pangan nasional.
Sementara itu, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengapresiasi peluncuran produk ini sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan produksi pertanian.
“Produk ini harus dijadikan bagian dari upaya meningkatkan produksi pertanian kita. Petani di Sidenreng, Empagae, Watang Sidenreng, siap mendukung IP300,” ujar Syaharuddin.
Ia juga meminta para penggilingan dan pabrik padi membeli gabah petani dengan harga yang baik. “Saya sudah minta Dinas Perdagangan memeriksa timbangan pedagang supaya potongannya tidak terlalu tinggi, boleh dipotong tapi harus halal,” tegasnya.
Bupati juga mengajak petani dan masyarakat untuk bergotong royong membersihkan irigasi serta tidak membuang sampah di sungai dan saluran air. “Setelah sawah bagus dan panen baik, jangan lupa rajin ke masjid, berdoa, dan bayarkan zakat pertanian kita,” tutup Syaharuddin.
Usai launching, kegiatan dilanjutkan dengan pengundian doorprize bagi tamu undangan dan kelompok tani yang hadir.





















Discussion about this post