BERITAPERS || Garessi, Pinrang — Pemerintah Desa Lotang Salo, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Pada Jumat, 25 April 2025, sebanyak 25.000 ekor benih ikan nila ditebar di kolam milik kelompok masyarakat di Dusun Garessi. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan yang didanai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2025.
Penebaran benih dilakukan di satu titik lokasi kolam dengan luas area 0,70 hektare. Kolam tersebut dikelola oleh kelompok masyarakat penerima manfaat program. Proses penebaran benih berjalan lancar dan melibatkan berbagai unsur pemerintahan desa serta masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Lotang Salo, Sudirman, Bhabinkamtibmas Aiptu Machmud, Babinsa Koptu Muh. Fadli, para kepala dusun, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta warga sekitar yang antusias menyaksikan kegiatan tersebut.
Kepala Desa Sudirman menyampaikan bahwa budidaya ikan nila merupakan potensi lokal yang menjanjikan. Selain untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi keluarga, budidaya ikan juga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat jika dikelola secara optimal dan berkelanjutan.
“Program ini tidak hanya sebatas penyaluran benih ikan, tetapi juga akan dilengkapi dengan pendampingan teknis kepada kelompok penerima. Mulai dari pemeliharaan ikan, pengelolaan pakan, hingga panen, masyarakat akan dibimbing agar hasilnya maksimal,” jelas Sudirman.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan prioritas nasional dalam penguatan ketahanan pangan yang diimplementasikan hingga ke tingkat desa. Pemanfaatan potensi lokal seperti ini dinilai lebih efektif dalam membangun kemandirian desa.
Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Desa Lotang Salo berharap masyarakat dapat semakin termotivasi untuk mengembangkan usaha budidaya ikan secara berkelanjutan, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi warga di masa mendatang. (MLP)





















Discussion about this post