BERITAPERS || GOWA, 30 Mei 2026 – Sejumlah warga Kelurahan Jenebatu, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan kepada Pelaksana Harian (Plh) Lurah Jenebatu agar segera mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan sejumlah persoalan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah di wilayah tersebut.
Aspirasi tersebut disampaikan melalui pernyataan sikap warga yang berisi sejumlah tuntutan terkait peningkatan pelayanan publik, perbaikan infrastruktur, transparansi data bantuan sosial, hingga penguatan komunikasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat.
Menurut warga, kehadiran pejabat yang memimpin Kelurahan Jenebatu saat ini harus mampu membawa perubahan yang nyata dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat
.
Salah seorang perwakilan warga menyampaikan bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan janji dan wacana, tetapi juga tindakan nyata yang dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh lapisan masyaraka.
.
“Kami berharap pejabat yang ditugaskan memimpin Kelurahan Jenebatu benar-benar bekerja untuk masyarakat. Yang dibutuhkan warga adalah bukti kerja dan penyelesaian masalah di lapangan, bukan sekadar kegiatan seremonial,” ujarnya.
Infrastruktur Jadi Sorotan
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian warga adalah kondisi infrastruktur, khususnya jalan lingkungan, jalan tani, serta saluran drainase yang dinilai membutuhkan perhatian serius.
Warga berharap pemerintah kelurahan dapat menginventarisasi seluruh titik kerusakan dan mengusulkannya secara aktif kepada pemerintah daerah agar segera mendapat penanganan.
Menurut masyarakat, keberadaan jalan tani yang memadai sangat penting karena sebagian besar warga Jenebatu masih menggantungkan perekonomian dari sektor pertanian.
“Perbaikan akses jalan tani akan sangat membantu aktivitas petani dan distribusi hasil pertanian. Ini menjadi kebutuhan mendesak yang harus diperjuangkan pemerintah kelurahan,” kata salah seorang tokoh masyarakat.
Selain itu, persoalan drainase dan gorong-gorong yang tersumbat juga dinilai perlu segera ditangani untuk mengantisipasi genangan air dan potensi kerusakan lingkungan saat musim hujan.
Transparansi Data Bansos
Warga juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pendataan dan penyaluran bantuan sosial.
Masyarakat berharap dilakukan verifikasi dan validasi ulang terhadap data penerima bantuan, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT), agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.
Menurut mereka, proses pendataan harus melibatkan ketua RT, RW, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya agar menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pendataan harus terbuka dan melibatkan masyarakat. Dengan begitu tidak akan muncul lagi kesan bahwa bantuan hanya diberikan kepada kelompok tertentu,” ujar warga lainnya.
Pelayanan Publik yang Lebih Maksimal
Selain persoalan pembangunan, warga juga berharap peningkatan kualitas pelayanan di Kantor Kelurahan Jenebatu.
Masyarakat menginginkan pelayanan administrasi berjalan lebih cepat, disiplin jam kerja dapat diterapkan secara konsisten, serta adanya kepastian kehadiran pejabat yang bertugas saat warga membutuhkan pelayanan.
Pelayanan dokumen kependudukan seperti surat pengantar, administrasi kependudukan, dan berbagai kebutuhan pelayanan lainnya diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan profesional.
Menurut warga, pelayanan publik merupakan wajah utama pemerintah yang langsung dirasakan masyarakat sehingga harus menjadi prioritas.
Dorong Komunikasi Terbuka dengan Warga
Dalam pernyataan sikap tersebut, warga juga mengusulkan agar pemerintah kelurahan membuka ruang komunikasi yang lebih aktif dengan masyarakat.
Beberapa usulan yang disampaikan antara lain pembentukan kanal pengaduan masyarakat, penyediaan nomor kontak resmi yang mudah diakses, serta pelaksanaan musyawarah kelurahan secara berkala untuk membahas berbagai kebutuhan dan permasalahan warga.
Selain itu, masyarakat juga menginginkan adanya papan informasi publik yang memuat berbagai program, kegiatan, dan penggunaan anggaran sehingga dapat diketahui secara terbuka oleh masyarakat.
“Kami ingin pemerintahan yang terbuka dan mudah diajak berdiskusi. Jika ada masalah, masyarakat harus tahu ke mana menyampaikan keluhan dan bagaimana tindak lanjutnya,” kata seorang warga.
Bentuk Kepedulian Terhadap Daerah
Warga menegaskan bahwa penyampaian aspirasi tersebut bukanlah bentuk penolakan terhadap pemerintah, melainkan wujud kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam mendorong kemajuan Kelurahan Jenebatu.
Masyarakat berharap Plh Lurah Jenebatu mampu menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat serta menunjukkan komitmen dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada.
“Kami ingin Jenebatu semakin maju. Karena itu kami berharap siapa pun yang dipercaya memimpin dapat bekerja dengan sungguh-sungguh dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat.
Hingga berita ini disusun, pihak Plh Lurah Jenebatu maupun Pemerintah Kecamatan Bungaya belum memberikan tanggapan resmi terkait berbagai aspirasi yang disampaikan warga tersebut.
Masyarakat berharap seluruh masukan yang disampaikan dapat menjadi perhatian serius pemerintah demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik, pembangunan yang merata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Jenebatu. (MLP)










