BeritaPers. Opini || Seperti biasanya, Tuhan menerima laporan dari para asisten-Nya, para malaikat. Frekuensi laporan dari para malaikat akan meningkat drastis jika ada tanggal-tanggal besar keagamaan. Apa saja macam laporan itu? Oh… banyak sekali.
Mulai dari minta berkah, minta kesembuhan dari penyakit, minta perlindungan, minta kesehatan, minta rezekinya berlimpah, minta dapat jodoh, minta keselamatan dalam perjalanan, minta ampunan, minta Tuhan mencelakai orang lain ada juga lho! Dan banyak lagi ragamnya. Kadang-kadang para malaikat mengeluh kecapekan, karena permintaan umat manusia yang tidak pernah berhenti. Berhubung rasa kasih sayang yang mendalam pada Tuhan, para malaikat menyarankan agar Tuhan berpindah tempat saja. Tuhan pun menuruti permintaan para asisten.
Apa yang terjadi setelah Tuhan berpindah tempat? Ternyata segala saran dari para malaikat gagal total. Tuhan di gunung, doa pun mampir ke gunung. Tuhan berada di laut, doa pun menghampiri ke laut. Tuhan berada hutan, doa pun hadir di hutan. Tuhan berada di goa, doa pun muncul di goa.
Karena segala usaha telah dicoba, akhirnya Tuhan pun kecapekan sendiri, kemudian bertutur pada para malaikat, “Sudah ya… saya kecapekan kalau disuruh bersembunyi di gunung, di laut, di hutan, dan di goa. Sekarang saya tidak akan bersembunyi. Saya akan hadir di dalam hati setiap insan manusia. Sayangnya tidak banyak manusia yang tahu jika Tuhannya ada di sana.”






















Discussion about this post