BERITAPERS || PAREPARE — Sebanyak 12 pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare resmi dilantik sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024 dalam pelantikan nasional yang digelar serentak oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, Kamis (21/5/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum bersejarah sekaligus awal pengabdian baru bagi para aparatur sipil negara dalam memperkuat pelayanan publik berbasis nilai-nilai keagamaan dan integritas.
Pelantikan dipusatkan di Auditorium HM Rasyid, Jakarta, dan dilaksanakan secara hybrid, baik daring maupun luring, dengan diikuti ribuan pegawai Kementerian Agama dari seluruh Indonesia. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, serta dihadiri para pejabat tinggi Kemenag pusat dan daerah.
Di Kota Parepare, pelaksanaan pelantikan berlangsung secara daring di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Parepare dengan suasana penuh khidmat dan haru. Para pegawai yang dilantik tampak didampingi oleh jajaran pimpinan dan rekan kerja yang turut memberikan dukungan dan doa atas capaian tersebut.
Dalam sambutannya, Menteri Agama RI menegaskan bahwa status sebagai PNS bukan hanya sebuah pencapaian administratif, tetapi juga amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan dedikasi terhadap bangsa serta negara. Menurutnya, ASN Kementerian Agama harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat melalui sikap moderat, profesional, serta menjunjung tinggi etika pelayanan.
Menag juga menyampaikan pesan moral yang menyentuh terkait pentingnya menghormati dan berterima kasih kepada orang tua atas doa serta perjuangan mereka dalam mengantarkan anak-anaknya meraih kesuksesan.
“Mungkin kita tidak tahu, ada orang tua yang bangun tengah malam berdoa dengan air mata. Maka setelah dari sini, temui atau hubungi orang tua untuk berterima kasih,” ujar Menteri Agama RI di hadapan ribuan peserta pelantikan.
Pesan tersebut disambut haru oleh para peserta pelantikan, termasuk para pegawai Kemenag Kota Parepare yang mengikuti prosesi secara virtual. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan seseorang tidak terlepas dari dukungan keluarga, khususnya doa orang tua.
Secara keseluruhan, di wilayah Sulawesi Selatan terdapat sebanyak 670 pegawai Kementerian Agama yang resmi dilantik sebagai PNS. Jumlah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sumber daya aparatur negara di lingkungan Kementerian Agama, baik pada sektor pendidikan, pelayanan keagamaan, maupun administrasi pemerintahan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan dalam arahannya turut menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas sebagai ASN. Ia meminta seluruh pegawai yang baru dilantik untuk bekerja secara jujur, disiplin, dan menghindari segala bentuk praktik yang mencederai marwah institusi.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa seluruh proses pengangkatan dan pelantikan dilakukan secara transparan dan bebas pungutan liar. Apabila terdapat oknum yang mencoba meminta imbalan atau sejumlah uang dalam proses tersebut, masyarakat maupun pegawai diminta untuk segera melaporkan agar dapat ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.
“Kementerian Agama harus menjadi contoh dalam menjaga integritas dan memberikan pelayanan yang bersih kepada masyarakat. ASN yang baru dilantik harus menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Sementara itu, pelantikan ini juga menjadi motivasi baru bagi para ASN di lingkungan Kemenag Kota Parepare untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan status baru sebagai PNS, mereka diharapkan mampu bekerja lebih maksimal dalam menjalankan tugas dan fungsi di masing-masing unit kerja.
Kehadiran ASN Kementerian Agama yang profesional dan berintegritas dinilai sangat penting dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam memperkuat moderasi beragama, peningkatan layanan pendidikan keagamaan, hingga pelayanan administrasi keagamaan yang cepat, transparan, dan humanis.
Melalui pelantikan ini, Kementerian Agama berharap seluruh ASN yang baru diangkat dapat menjadi pribadi yang amanah, rendah hati, dan mampu menjaga nama baik institusi di tengah masyarakat. Nilai ketawadhu’an, loyalitas, dan pengabdian kepada bangsa menjadi pesan utama yang terus digaungkan agar ASN Kementerian Agama benar-benar hadir sebagai pelayan masyarakat yang membawa manfaat dan keteladanan. (MLP)










