Makassar-Pendudukan Israel terus melakukan pelanggaran berulang terhadap kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza, di tengah eskalasi berdarah serta penargetan langsung terhadap warga sipil, tenda-tenda pengungsi, rumah-rumah penduduk, dan kerumunan warga.
Sejak kemarin, 13 warga Palestina gugur akibat serangan dan pengeboman yang disengaja oleh pendudukan Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza, dalam pelanggaran yang jelas terhadap seluruh kesepakatan dan perjanjian yang telah disepakati dengan para mediator, tanpa mengindahkan gencatan senjata yang diumumkan maupun upaya-upaya untuk menegakkannya.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza, jumlah warga Palestina yang gugur sejak mulai berlakunya gencatan senjata hingga hari ini diperkirakan mencapai sekitar 450 orang, selain ribuan korban luka, sesuai dengan angka resmi yang diumumkan, yang mencerminkan berlanjutnya agresi dan meningkatnya pelanggaran terhadap rakyat Gaza










