BERITAPERS || MAMUJU – Kasus dugaan keracunan makanan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, kembali meningkat. Hingga Rabu (24/9/2025) siang, sepuluh siswa dilaporkan harus mendapatkan perawatan medis setelah mengonsumsi menu MBG.
Kapolsek Tapalang, Iptu Mino, menyebutkan para korban berasal dari SD Negeri Taan Galung dan SMP Negeri 1 Tapalang. “Saat ini seluruh korban masih menjalani perawatan di Puskesmas Tapalang,” ujarnya kepada wartawan.
Sebelumnya, kasus dugaan keracunan makanan ini hanya menimpa lima siswa. Namun dalam beberapa jam terakhir jumlahnya meningkat menjadi sepuluh orang, terdiri dari sembilan murid sekolah dasar dan satu murid sekolah menengah pertama.
Para siswa mengalami gejala sakit kepala, mual, muntah, dan sakit perut setelah mengonsumsi menu program MBG. Pihak Puskesmas Tapalang membenarkan adanya dugaan keracunan makanan tersebut dan hingga kini terus melakukan penanganan medis terhadap para korban.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis di sekolah. Pemerintah daerah bersama pihak terkait diharapkan segera mengevaluasi sistem distribusi dan pengawasan kualitas makanan agar kejadian serupa tidak terulang.
Kasus ini diperkirakan akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memperketat standar keamanan makanan di sekolah. Evaluasi menyeluruh diharapkan dilakukan agar program Makanan Bergizi Gratis tetap berjalan aman dan sesuai tujuannya. (***)




















