• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Kamis, September 24, 2026
  • Login
Beritapers
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
Beritapers
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
Home Berita Terbaru Berita Opini

Papua Dan Bayang-Bayang Sawit

Muh. Anwar by Muh. Anwar
20 Desember 2025
in Berita Opini
Reading Time: 3 mins read
0
Papua Dan Bayang-Bayang Sawit
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

BeritaPers. Opini – Papua kembali menjadi sorotan publik setelah muncul rencana pemerintah untuk memperluas lahan sawit di wilayah tersebut. Di tengah upaya mendorong pembangunan nasional dan memperkuat ekonomi, kebijakan ini dinilai sebagai salah satu solusi cepat untuk meningkatkan produksi dan pendapatan negara. Namun di balik narasi pembangunan tersebut, terdapat kekhawatiran yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Sawit memang sering dipandang sebagai komoditas unggulan, tetapi ketika rencana ini diarahkan ke Papua, banyak pertanyaan muncul mengenai dampak jangka panjangnya. Situasi ini menunjukkan bahwa setiap kebijakan pembangunan, khususnya di wilayah sensitif seperti Papua, perlu dikaji tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dari dampak sosial dan lingkungan yang mungkin ditimbulkan dalam jangka panjang.

Selama ini, Papua dikenal sebagai salah satu wilayah dengan hutan alam terluas dan paling alami di Indonesia. Hutan Papua tidak hanya menyimpan kekayaan hayati yang tinggi, tetapi juga menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat setempat. Masyarakat menggantungkan hidup dari hutan, baik itu sebagai sumber pangan, air, maupun ruang sosial dan budaya. Sayangnya dalam beberapa tahun terakhir, pembukaan lahan untuk berbagai kepentingan, termasuk perkebunan sawit, perlahan menggerus kawasan hutan tersebut. Jika perluasan sawit terus dilakukan tanpa perencanaan yang matang dan pengawasan yang ketat, kerusakan lingkungan dikhawatirkan akan semakin meluas dan sulit dipulihkan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin Papua akan kehilangan salah satu kekuatan utamanya, yaitu hutan alam yang selama ini menjadi penyangga kehidupan dan keseimbangan lingkungan.

Nelti NurasmiMahasiswi FTK MPI UINAM
Nelti Nurasmi Mahasiswi FTK MPI UINAM

Pengalaman di daerah lain seharusnya menjadi bahan refleksi bersama. Di sejumlah wilayah di Indonesia, keberadaan perkebunan sawit sering kali diikuti oleh persoalan lingkungan dan sosial. Banjir yang sering terjadi, konflik lahan antara perusahaan dan warga, hingga rusaknya ekosistem sekitar perkebunan menjadi masalah yang berulang. Persoalan ini tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan akibat pembangunan yang lebih menekankan keuntungan ekonomi jangka pendek dibandingkan keseimbangan alam dan sosial. Jika pola pembangunan yang sama diterapkan di Papua, bukan tidak mungkin wilayah ini akan menghadapi persoalan yang sama, bahkan dengan dampak yang lebih besar.

Selain dampak lingkungan, bayang-bayang sawit juga dirasakan langsung oleh masyarakat adat Papua. Bagi masyarakat adat, tanah dan hutan bukan sekadar aset ekonomi tetapi bagian dari identitas, budaya, dan warisan leluhur yang dijaga turun-temurun. Ketika tanah adat dialihfungsikan menjadi perkebunan tanpa proses yang transparan dan adil, masyarakat setempat beresiko kehilangan ruang hidupnya. Lebih dari itu, pembangunan yang tidak melibatkan masyarakat adat secara aktif dapat memicu ketimpangan sosial dan memperbesar potensi konflik di kemudian hari.

Perlu disadari bahwa pembangunan pada dasarnya bertujuan meningkatkan kesejahteraan manusia. Namun, pembangunan yang mengabaikan suara masyarakat lokal dan merusak lingkungan justru berpotensi menimbulkan masalah baru. Papua memiliki karakter wilayah yang berbeda dengan daerah lain, baik dari segi sosial, budaya, maupun ekologi. Oleh karena itu, pendekatan pembangunan di Papua seharusnya tidak disamakan begitu saja dengan wilayah lain yang telah lebih dulu mengalami ekspansi perkebunan besar-besaran.

Pemerintah tentu memiliki niat baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional. Namun, pembangunan di Papua sebaiknya tidak selalu dimaknai dengan membuka lahan baru. Daripada memperluas kebun sawit ke kawasan hutan, pemerintah bisa lebih fokus mengelola lahan yang sudah ada agar lebih produktif dan ramah lingkungan. Selain itu, masyarakat adat perlu dilibatkan sebagai bagian penting dari pembangunan, bukan hanya sebagai pihak yang terdampak. Dengan cara ini, pembangunan tetap berjalan tanpa harus merusak hutan yang masih tersisa.

Pada akhirnya, pembangunan yang baik bukan hanya soal hasil ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana prosesnya dijalankan. Papua membutuhkan pola pembangunan yang menjaga keseimbangan antara alam dan kehidupan manusia. Jika masyarakat setempat dilibatkan dan hutan diperlakukan sebagai aset jangka panjang, pembangunan bisa membawa manfaat tanpa mengorbankan masa depan. Namun, jika hal ini diabaikan, perluasan sawit justru berpotensi menjadi masalah baru bagi Papua, bukan solusi bagi kesejahteraan. Dampaknya tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga akan diwariskan kepada generasi berikutnya. Oleh karena itu, setiap kebijakan pembangunan perlu dipikirkan secara matang agar benar-benar membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Papua.

Post Views: 100

Anda Mungkin Menyukai Berita ini

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

19 September 2026
Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

17 September 2026
Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

13 September 2026
Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

13 September 2026
Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

19 Agustus 2026
Tags: Berita OpiniBerita PersFTK UINAMProdi MPI FTK UINAM
Muh. Anwar

Muh. Anwar

Dr. Muh. Anwar HM, S.Ag., M.Pd adalah seorang dosen & praktisi pendidikan, CEO ITMT Indonesia, Ketua Program Studi Manajemen di STIMI YAPMI Makassar, beliau seorang penulis, public speaker, hypnoterapist & trainer hypnoteaching, telah melakukan berbagai penelitian di bidang Hipnoteaching dan telah mempublikasikan hasilnya di jurnal nasional dan internasional. Dengan dedikasi dan kontribusinya, Muh. Anwar HM menjadi salah satu dosen yang berpengaruh di UIN Alauddin Samata dengan spesialisasi  di bidang Manajemen Pendidikan,  hypnoteaching, hypnoteraphy dan public speaking yang diakui secara nasional. Beliau terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di Indonesia, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Related Posts

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang
Berita Opini

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

by Kilang
5 hari ago
0

BeritaPers || Jangan ukur sebuah pendakian hanya dari seberapa tinggi gunung yang ditaklukkan. Sebab, tidak semua perjalanan harus berakhir di ketinggian ribuan meter untuk memberikan pengalaman yang berarti....

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM
Berita Opini

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

by Kilang
1 minggu ago
0

BeritaPers || Saya sering sekali mendengar dan membaca keluhan dari beberapa guru dan dosen terkait beban adminstrasi yang mereka harus jalani dalam pelaksanaan tugas mereka. Sebutlah tugas menyiapkan...

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

2 minggu ago
Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

2 minggu ago
Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

1 bulan ago
Load More

Related News

Diduga Oknum Satlantas Polrestabes Inisial SA Diduga Sebar Informasi Hoax Di Group WhatsApp 

Diduga Oknum Satlantas Polrestabes Inisial SA Diduga Sebar Informasi Hoax Di Group WhatsApp 

23 April 2025
Kapolda Sulsel Hadiri Panen Raya Jagung Kuartal III di Sidrap, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Kapolda Sulsel Hadiri Panen Raya Jagung Kuartal III di Sidrap, Dukung Swasembada Pangan Nasional

28 Juli 2026
RSUD Andi Makkasau Gelar Pelatihan & Workshop Perawatan Luka Modern untuk Tingkatkan Kompetensi Perawat

RSUD Andi Makkasau Gelar Pelatihan & Workshop Perawatan Luka Modern untuk Tingkatkan Kompetensi Perawat

26 November 2025

Browse by Category

  • Artikel
  • Berita Budaya
  • Berita Cuaca
  • Berita Daerah
  • Berita Desa
  • Berita Dunia
  • Berita Ekonomi
  • Berita Foto
  • Berita Hankam
  • Berita Hiburan
  • Berita Hukum
  • Berita Kampus
  • Berita Kesehatan
  • Berita Kota
  • Berita Kriminal
  • Berita Nasional
  • Berita Olahraga
  • Berita Opini
  • Berita Pemerintahan
  • Berita Pendidikan
  • Berita Peristiwa
  • Berita Polisi
  • Berita Politik
  • Berita Ragam
  • Berita Religi
  • Berita Seremonial
  • Berita Sorot
  • Berita Sosbud
  • Berita Terbaru
  • Berita TNI
  • Berita Video
  • Breaking News
  • Business
  • Crypto
  • English News
  • Finance
  • Galeri
  • Health
  • International
  • Investing
  • Market
  • Movie
  • News
  • Newsbeat
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pedoman Siber
  • Politics
  • Protest
  • Space
  • Stories
  • Tajuk Utama
  • Technology
  • Trending Topik
  • Women
  • World
Beritapers

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Navigate Site

  • Blog
  • Checkout
  • Disclaimer
  • Elementor
  • Home
  • Home – العربية
  • Home 7
  • Indeks Berita
  • Keranjang
  • Kode Etik
  • Kode Etik Perilaku
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Sitemap_news
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Terms of Service

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Redaksi
  • Kode Etik Perilaku
  • Kode Etik
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?