Minggu, Agustus 2, 2026
  • Login
Beritapers
Beritapers
No Result
View All Result
Beritapers
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Kode Etik Perilaku
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
Home Berita Terbaru Berita Opini

Papua Dan Bayang-Bayang Sawit

Muh. Anwar by Muh. Anwar
20 Desember 2025
in Berita Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Papua Dan Bayang-Bayang Sawit
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare On TelegramShare On TwitterShare On Email

BeritaPers. Opini – Papua kembali menjadi sorotan publik setelah muncul rencana pemerintah untuk memperluas lahan sawit di wilayah tersebut. Di tengah upaya mendorong pembangunan nasional dan memperkuat ekonomi, kebijakan ini dinilai sebagai salah satu solusi cepat untuk meningkatkan produksi dan pendapatan negara. Namun di balik narasi pembangunan tersebut, terdapat kekhawatiran yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Sawit memang sering dipandang sebagai komoditas unggulan, tetapi ketika rencana ini diarahkan ke Papua, banyak pertanyaan muncul mengenai dampak jangka panjangnya. Situasi ini menunjukkan bahwa setiap kebijakan pembangunan, khususnya di wilayah sensitif seperti Papua, perlu dikaji tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dari dampak sosial dan lingkungan yang mungkin ditimbulkan dalam jangka panjang.

Selama ini, Papua dikenal sebagai salah satu wilayah dengan hutan alam terluas dan paling alami di Indonesia. Hutan Papua tidak hanya menyimpan kekayaan hayati yang tinggi, tetapi juga menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat setempat. Masyarakat menggantungkan hidup dari hutan, baik itu sebagai sumber pangan, air, maupun ruang sosial dan budaya. Sayangnya dalam beberapa tahun terakhir, pembukaan lahan untuk berbagai kepentingan, termasuk perkebunan sawit, perlahan menggerus kawasan hutan tersebut. Jika perluasan sawit terus dilakukan tanpa perencanaan yang matang dan pengawasan yang ketat, kerusakan lingkungan dikhawatirkan akan semakin meluas dan sulit dipulihkan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin Papua akan kehilangan salah satu kekuatan utamanya, yaitu hutan alam yang selama ini menjadi penyangga kehidupan dan keseimbangan lingkungan.

Nelti NurasmiMahasiswi FTK MPI UINAM
Nelti Nurasmi Mahasiswi FTK MPI UINAM

Pengalaman di daerah lain seharusnya menjadi bahan refleksi bersama. Di sejumlah wilayah di Indonesia, keberadaan perkebunan sawit sering kali diikuti oleh persoalan lingkungan dan sosial. Banjir yang sering terjadi, konflik lahan antara perusahaan dan warga, hingga rusaknya ekosistem sekitar perkebunan menjadi masalah yang berulang. Persoalan ini tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan akibat pembangunan yang lebih menekankan keuntungan ekonomi jangka pendek dibandingkan keseimbangan alam dan sosial. Jika pola pembangunan yang sama diterapkan di Papua, bukan tidak mungkin wilayah ini akan menghadapi persoalan yang sama, bahkan dengan dampak yang lebih besar.

Selain dampak lingkungan, bayang-bayang sawit juga dirasakan langsung oleh masyarakat adat Papua. Bagi masyarakat adat, tanah dan hutan bukan sekadar aset ekonomi tetapi bagian dari identitas, budaya, dan warisan leluhur yang dijaga turun-temurun. Ketika tanah adat dialihfungsikan menjadi perkebunan tanpa proses yang transparan dan adil, masyarakat setempat beresiko kehilangan ruang hidupnya. Lebih dari itu, pembangunan yang tidak melibatkan masyarakat adat secara aktif dapat memicu ketimpangan sosial dan memperbesar potensi konflik di kemudian hari.

RELATED POSTS

Mindful Shopping di Musim Diskon Game, Rahasia Bebas dari Backlog yang Terus Menumpuk

Mindful Shopping di Musim Diskon Game, Rahasia Bebas dari Backlog yang Terus Menumpuk

24 Juli 2026
Nilai PMA Pemilihan Rektor Sarat Intervensi Menteri, Dema FUF UINAM Tuntut Revisi demi Jaga Netralitas Kampus.

Nilai PMA Pemilihan Rektor Sarat Intervensi Menteri, Dema FUF UINAM Tuntut Revisi demi Jaga Netralitas Kampus.

23 Juli 2026
Komunisme Akademik: Pemaksaan Keseragaman di Tengah Keunikan Jiwa (Bagian 8)

Komunisme Akademik: Pemaksaan Keseragaman di Tengah Keunikan Jiwa (Bagian 8)

10 Juli 2026
DPRD Gowa dan Hak Angket: Tinjauan Hukum Tata Negara dan Pidana atas Dugaan Perselingkuhan Bupati

DPRD Gowa dan Hak Angket: Tinjauan Hukum Tata Negara dan Pidana atas Dugaan Perselingkuhan Bupati

5 Juli 2026

Perlu disadari bahwa pembangunan pada dasarnya bertujuan meningkatkan kesejahteraan manusia. Namun, pembangunan yang mengabaikan suara masyarakat lokal dan merusak lingkungan justru berpotensi menimbulkan masalah baru. Papua memiliki karakter wilayah yang berbeda dengan daerah lain, baik dari segi sosial, budaya, maupun ekologi. Oleh karena itu, pendekatan pembangunan di Papua seharusnya tidak disamakan begitu saja dengan wilayah lain yang telah lebih dulu mengalami ekspansi perkebunan besar-besaran.

Pemerintah tentu memiliki niat baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional. Namun, pembangunan di Papua sebaiknya tidak selalu dimaknai dengan membuka lahan baru. Daripada memperluas kebun sawit ke kawasan hutan, pemerintah bisa lebih fokus mengelola lahan yang sudah ada agar lebih produktif dan ramah lingkungan. Selain itu, masyarakat adat perlu dilibatkan sebagai bagian penting dari pembangunan, bukan hanya sebagai pihak yang terdampak. Dengan cara ini, pembangunan tetap berjalan tanpa harus merusak hutan yang masih tersisa.

Pada akhirnya, pembangunan yang baik bukan hanya soal hasil ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana prosesnya dijalankan. Papua membutuhkan pola pembangunan yang menjaga keseimbangan antara alam dan kehidupan manusia. Jika masyarakat setempat dilibatkan dan hutan diperlakukan sebagai aset jangka panjang, pembangunan bisa membawa manfaat tanpa mengorbankan masa depan. Namun, jika hal ini diabaikan, perluasan sawit justru berpotensi menjadi masalah baru bagi Papua, bukan solusi bagi kesejahteraan. Dampaknya tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga akan diwariskan kepada generasi berikutnya. Oleh karena itu, setiap kebijakan pembangunan perlu dipikirkan secara matang agar benar-benar membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Papua.

Post Views: 91
Tags: Berita OpiniBerita PersFTK UINAMProdi MPI FTK UINAM
SendShare196ShareTweet123Send
Muh. Anwar

Muh. Anwar

Dr. Muh. Anwar HM, S.Ag., M.Pd adalah seorang dosen & praktisi pendidikan, CEO ITMT Indonesia, Ketua Program Studi Manajemen di STIMI YAPMI Makassar, beliau seorang penulis, public speaker, hypnoterapist & trainer hypnoteaching, telah melakukan berbagai penelitian di bidang Hipnoteaching dan telah mempublikasikan hasilnya di jurnal nasional dan internasional. Dengan dedikasi dan kontribusinya, Muh. Anwar HM menjadi salah satu dosen yang berpengaruh di UIN Alauddin Samata dengan spesialisasi  di bidang Manajemen Pendidikan,  hypnoteaching, hypnoteraphy dan public speaking yang diakui secara nasional. Beliau terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di Indonesia, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Related Posts

Mindful Shopping di Musim Diskon Game, Rahasia Bebas dari Backlog yang Terus Menumpuk
Berita Opini

Mindful Shopping di Musim Diskon Game, Rahasia Bebas dari Backlog yang Terus Menumpuk

24 Juli 2026
Nilai PMA Pemilihan Rektor Sarat Intervensi Menteri, Dema FUF UINAM Tuntut Revisi demi Jaga Netralitas Kampus.
Berita Opini

Nilai PMA Pemilihan Rektor Sarat Intervensi Menteri, Dema FUF UINAM Tuntut Revisi demi Jaga Netralitas Kampus.

23 Juli 2026
Komunisme Akademik: Pemaksaan Keseragaman di Tengah Keunikan Jiwa (Bagian 8)
Berita Opini

Komunisme Akademik: Pemaksaan Keseragaman di Tengah Keunikan Jiwa (Bagian 8)

10 Juli 2026
DPRD Gowa dan Hak Angket: Tinjauan Hukum Tata Negara dan Pidana atas Dugaan Perselingkuhan Bupati
Berita Opini

DPRD Gowa dan Hak Angket: Tinjauan Hukum Tata Negara dan Pidana atas Dugaan Perselingkuhan Bupati

5 Juli 2026
“NGOMEL: Kebiasaan Sepele Yang Merusak Kebahagiaan.”
Berita Opini

“NGOMEL: Kebiasaan Sepele Yang Merusak Kebahagiaan.”

1 Juli 2026
Sarjana yang Dicari Masyarakat: Kampus Mengejar Kuantitas atau Kualitas?
Berita Opini

Sarjana yang Dicari Masyarakat: Kampus Mengejar Kuantitas atau Kualitas?

21 Juni 2026
Buket Cinta, Tapi Skrupnya Lupa Dipasang
Berita Opini

Buket Cinta, Tapi Skrupnya Lupa Dipasang

18 Juni 2026
1 Muharram 1448 H: Saatnya Anak Muda Berhijrah dari Wacana ke Karya
Berita Opini

1 Muharram 1448 H: Saatnya Anak Muda Berhijrah dari Wacana ke Karya

16 Juni 2026
Hakekat Parlemen dan Keharusan untuk Bisa Berbicara
Berita Opini

Hakekat Parlemen dan Keharusan untuk Bisa Berbicara

11 Mei 2026
DEMA FUFA UIN Alauddin Makassar Tolak MBG Masuk Kampus, Soroti Ancaman terhadap Independensi Akademik
Berita Opini

DEMA FUFA UIN Alauddin Makassar Tolak MBG Masuk Kampus, Soroti Ancaman terhadap Independensi Akademik

10 Mei 2026

Discussion about this post

Rekomendasi Berita

Camat Lanrisang Tinjau Langsung Kebakaran Lahan di Desa Amassangang, Pemadaman Berlangsung Hampir Satu Jam

Camat Lanrisang Tinjau Langsung Kebakaran Lahan di Desa Amassangang, Pemadaman Berlangsung Hampir Satu Jam

2 Agustus 2026
Penumpang Lompat ke Laut Saat KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar

Penumpang Lompat ke Laut Saat KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar

2 Agustus 2026
Perkuat Literasi Digital Indonesia Timur, Pemkab Takalar Bersama Kodaeral VI Makassar dan Kaizen Bahas Pengembangan Edukasi AI

Perkuat Literasi Digital Indonesia Timur, Pemkab Takalar Bersama Kodaeral VI Makassar dan Kaizen Bahas Pengembangan Edukasi AI

2 Agustus 2026
Gagasan Bupati Daeng Manye, Pemkab Takalar Bakal Gelar Takalar Award 2026 Pacu Inovasi Layak Huni

Gagasan Bupati Daeng Manye, Pemkab Takalar Bakal Gelar Takalar Award 2026 Pacu Inovasi Layak Huni

2 Agustus 2026
Bupati Daeng Manye Komitmen Dorong BUMDes Mandiri dan Berdaya Saing Lewat Bimtek Pengelolaan Usaha Desa

Bupati Daeng Manye Komitmen Dorong BUMDes Mandiri dan Berdaya Saing Lewat Bimtek Pengelolaan Usaha Desa

2 Agustus 2026
Perkuat Sinergi Pokja PKP Sulsel dan Takalar, Wujudkan Kawasan Permukiman Layak Huni Berkelanjutan

Perkuat Sinergi Pokja PKP Sulsel dan Takalar, Wujudkan Kawasan Permukiman Layak Huni Berkelanjutan

2 Agustus 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • ‎​Sebut Sebagai Fitnah, Bupati Gowa Husniah Talenrang Bantah Keras Isu Miring yang Serang Dirinya

    ‎​Sebut Sebagai Fitnah, Bupati Gowa Husniah Talenrang Bantah Keras Isu Miring yang Serang Dirinya

    856 shares
    Share 342 Tweet 214
  • R. Ayu Bachir: Satu Kreator Lebih Berarti dari Satu Dinas Pekerjaan Umum!

    834 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Kuasa Hukum Bupati Gowa Angkat Bicara Terkait Dugaan Upaya Penyegelan Rumah Jabatan

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Orangtua Korban Penembakan “Bertrand” Taruh Harapan Ke Kapolda Sulsel, Adiknya Jadi Polwan!

    772 shares
    Share 309 Tweet 193
  • ‎Warga Galesong Resah, Mainan Tembak-Tembakan Peluru Plastik Memakan Korban!

    736 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Bertahun-Tahun Diabaikan, Warga Bolaromang “Tampar” Pemerintah dengan Pengecoran Swadaya

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Soroti Lokasi Dapur MBG dan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Robin: Jangan Korbankan Kepentingan Warga

    652 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Klarifikasi Pimpinan Pesantren Darul Istiqamah Pusat: Ini Bukan Konflik Ahli Waris, Tapi Penyelamatan Amanah Lahan Wakaf

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • ​Hargai Hak Angket DPRD, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Sesalkan Pansus Masuk Ranah Pribadi

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • ​Sederet Tokoh Agama dan Adat Gowa Sambangi Rujab, Support Bupati Husniah Talenrang

    632 shares
    Share 253 Tweet 158

Rekomendasi Berita

Camat Lanrisang Tinjau Langsung Kebakaran Lahan di Desa Amassangang, Pemadaman Berlangsung Hampir Satu Jam

Camat Lanrisang Tinjau Langsung Kebakaran Lahan di Desa Amassangang, Pemadaman Berlangsung Hampir Satu Jam

2 Agustus 2026
Penumpang Lompat ke Laut Saat KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar

Penumpang Lompat ke Laut Saat KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar

2 Agustus 2026
Perkuat Literasi Digital Indonesia Timur, Pemkab Takalar Bersama Kodaeral VI Makassar dan Kaizen Bahas Pengembangan Edukasi AI

Perkuat Literasi Digital Indonesia Timur, Pemkab Takalar Bersama Kodaeral VI Makassar dan Kaizen Bahas Pengembangan Edukasi AI

2 Agustus 2026
Gagasan Bupati Daeng Manye, Pemkab Takalar Bakal Gelar Takalar Award 2026 Pacu Inovasi Layak Huni

Gagasan Bupati Daeng Manye, Pemkab Takalar Bakal Gelar Takalar Award 2026 Pacu Inovasi Layak Huni

2 Agustus 2026
Bupati Daeng Manye Komitmen Dorong BUMDes Mandiri dan Berdaya Saing Lewat Bimtek Pengelolaan Usaha Desa

Bupati Daeng Manye Komitmen Dorong BUMDes Mandiri dan Berdaya Saing Lewat Bimtek Pengelolaan Usaha Desa

2 Agustus 2026
Perkuat Sinergi Pokja PKP Sulsel dan Takalar, Wujudkan Kawasan Permukiman Layak Huni Berkelanjutan

Perkuat Sinergi Pokja PKP Sulsel dan Takalar, Wujudkan Kawasan Permukiman Layak Huni Berkelanjutan

2 Agustus 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • ‎​Sebut Sebagai Fitnah, Bupati Gowa Husniah Talenrang Bantah Keras Isu Miring yang Serang Dirinya

    ‎​Sebut Sebagai Fitnah, Bupati Gowa Husniah Talenrang Bantah Keras Isu Miring yang Serang Dirinya

    856 shares
    Share 342 Tweet 214
  • R. Ayu Bachir: Satu Kreator Lebih Berarti dari Satu Dinas Pekerjaan Umum!

    834 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Kuasa Hukum Bupati Gowa Angkat Bicara Terkait Dugaan Upaya Penyegelan Rumah Jabatan

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Orangtua Korban Penembakan “Bertrand” Taruh Harapan Ke Kapolda Sulsel, Adiknya Jadi Polwan!

    772 shares
    Share 309 Tweet 193
  • ‎Warga Galesong Resah, Mainan Tembak-Tembakan Peluru Plastik Memakan Korban!

    736 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Bertahun-Tahun Diabaikan, Warga Bolaromang “Tampar” Pemerintah dengan Pengecoran Swadaya

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Soroti Lokasi Dapur MBG dan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Robin: Jangan Korbankan Kepentingan Warga

    652 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Klarifikasi Pimpinan Pesantren Darul Istiqamah Pusat: Ini Bukan Konflik Ahli Waris, Tapi Penyelamatan Amanah Lahan Wakaf

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • ​Hargai Hak Angket DPRD, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Sesalkan Pansus Masuk Ranah Pribadi

    634 shares
    Share 254 Tweet 159
  • ​Sederet Tokoh Agama dan Adat Gowa Sambangi Rujab, Support Bupati Husniah Talenrang

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Beranda
  • Kontak
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Kode Etik Perilaku
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
PT. MEDIA INTAR INDONESIA

©Copyright2025 - Beritapers - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Indeks Berita
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Kode Etik Perilaku
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

©Copyright2025 - Beritapers - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?