• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Rabu, September 23, 2026
  • Login
Beritapers
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
Beritapers
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
Home Berita Terbaru Berita Opini

Model Pembelajaran Koperatif dan Kolaboratif berorientasi Islami: peta jalan membangun budaya akademik dan sikap religius mahasiswa di Perguruan Tinggi (Maruki 2 Bagian 4)

Muh. Anwar by Muh. Anwar
6 Januari 2026
in Berita Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Model Pembelajaran Koperatif dan Kolaboratif berorientasi Islami: peta jalan membangun budaya akademik dan sikap religius mahasiswa di Perguruan Tinggi (Maruki 2 Bagian 4)
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

BeritaPers. Opini || Di era disrupsi informasi, perguruan tinggi seringkali terjebak dalam perlombaan prestasi teknis yang hampa nilai spiritual. Mahasiswa didorong untuk kompetitif, namun seringkali kehilangan esensi kolektivitas. Padahal, Islam sejak awal memperkenalkan konsep syura (musyawarah) dan jama’ah (kebersamaan) sebagai pilar kemajuan. Mengintegrasikan model koperatif dan kolaboratif dengan nafas Islami bukan sekadar inovasi strategi, melainkan sebuah peta jalan (roadmap) menuju rekonstruksi peradaban di ruang kelas pembelajaran.

Dalam dunia pendidikan tinggi keagamaan Islam idealnya tidak hanya menuntut penguasaan kognitif mahasiswa, tetapi juga kecakapan sosial dan karakter mahasiswa. Gempuran individualisme akademik, strategi pembelajaran koperatif (kerjasama terstruktur) dan kolaboratif(penciptaan bersama) yang berlandaskan nilai-nilai Islami menjadi urgensi untuk mencetak generasi yang unggul.

Strategi koperatif dan kolaboratif berorientasi Islami, bukan sekadar teknik instruksional, melainkan pengejawantahan dari konsep Ta’awun (tolong-menolong) sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Ma’idah: 2: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa…”

Analisis Konten; Konten materi pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran koperatif dan kolaboratif berorientasi Islami, tidak hanya bersifat teknis-akademis, tetapi harus mengandung integrasi keilmuan, seperti: kajian dalam bidang sains dan tauhid (materi perkuliahan dikaitkan dengan tanda-tanda kebesaran Sang Pencipta), etika profesi keguruan (setiap pembahasan materi diperkuat melalui kajian studi kasus dan menyertakan tinjauan moral dan fikih kontemporer), kajian kearifan local (selalu mengangkat isu-isu kemasyarakatan yang relevan dengan nilai dakwah) dan sebagainya.

Analisis Input; Input pelaksanaan model pembelajaran koperatif dan kolaboratif berorientasi Islami, bukan sekadar data mentah, melainkan kesiapan mental dan spiritual (Adab mencari dan menekuni Ilmu). Input ini meliputi: (1) Mahasiswa: memiliki keragaman latar belakang namun disatukan oleh Niat Lillahi Ta’ala; (2) Dosen sebagai Murabbi: Dosen tidak hanya menjadi fasilitator, tetapi juga teladan (uswah) dalam berkomunikasi dan bersikap; (3) Lingkungan Digital/Fisik: ketersediaan platform diskusi yang bersih dari perilaku cyber-bullying dan mendukung keterbukaan informasi secara bertanggungjawab.

Proses; implementasi model pembelajaran koperatif dan kolaboratif berorientasi Islami di kelas, tentu menggabungkan mekanisme kerja kelompok dengan nilai-nilai Islam, seperti: diskusi berbasis syura (pengambilan keputusan dalam kelompok dilakukan dengan musyawarah), menghargai pendapat minoritas, dan menghindari debat kusir (Jidal), peer-tutoring atau tutor sebaya; (mahasiswa yang lebih mampu membantu yang lemah sebagai bentuk sedekah ilmu, reefleksi spiritual (setiap sesi diakhiri dengan muhasabah atau evaluasi diri mengenai sejauh mana kerjasama tim mencerminkan akhlak mulia).

Output sebagai hasil pembelajaran; model pembelajaran koperatif dan kolaboratif berorientasi Islami output yang dihasilkan tidak hanya melalui pencapaian target asil belajar yang tinggi, tetapi membentuk: (1) kecerdasan kolektif: kemampuan menyelesaikan masalah kompleks secara bersama-sama; (2) karakter khairu ummah: mahasiswa memiliki empati, tanggung jawab (amanah), dan kejujuran (shiddiq) dalam pengerjaan tugas; dan (3) produk bermanfaat: tugas akhir atau proyek kelompok diarahkan untuk menjadi solusi bagi permasalahan umat (pemberdayaan masyarakat).

Dengan demikian, penerapan model pembelajaran koperatif dan kolaboratif berorientasi Islami dapat mengubah ruang kelas dari arena kompetisi yang egois menjadi ekosistem fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan). Ini adalah kunci bagi perguruan tinggi untuk menghasilkan mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara spiritual.

Allahu A’lam bissawab.

Anda Mungkin Menyukai Berita ini

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

19 September 2026
Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

17 September 2026
Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

13 September 2026
Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

13 September 2026
Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

19 Agustus 2026

 

Penulis : Dr. Usman, M.Pd
Dosen FTK Prodi PAI 
Kaprodi PPG FTK

Post Views: 117
Tags: Berita OpiniBerita PersFTK UINAM
Muh. Anwar

Muh. Anwar

Dr. Muh. Anwar HM, S.Ag., M.Pd adalah seorang dosen & praktisi pendidikan, CEO ITMT Indonesia, Ketua Program Studi Manajemen di STIMI YAPMI Makassar, beliau seorang penulis, public speaker, hypnoterapist & trainer hypnoteaching, telah melakukan berbagai penelitian di bidang Hipnoteaching dan telah mempublikasikan hasilnya di jurnal nasional dan internasional. Dengan dedikasi dan kontribusinya, Muh. Anwar HM menjadi salah satu dosen yang berpengaruh di UIN Alauddin Samata dengan spesialisasi  di bidang Manajemen Pendidikan,  hypnoteaching, hypnoteraphy dan public speaking yang diakui secara nasional. Beliau terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di Indonesia, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Related Posts

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang
Berita Opini

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

by Kilang
4 hari ago
0

BeritaPers || Jangan ukur sebuah pendakian hanya dari seberapa tinggi gunung yang ditaklukkan. Sebab, tidak semua perjalanan harus berakhir di ketinggian ribuan meter untuk memberikan pengalaman yang berarti....

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM
Berita Opini

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

by Kilang
6 hari ago
0

BeritaPers || Saya sering sekali mendengar dan membaca keluhan dari beberapa guru dan dosen terkait beban adminstrasi yang mereka harus jalani dalam pelaksanaan tugas mereka. Sebutlah tugas menyiapkan...

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

1 minggu ago
Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

2 minggu ago
Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

1 bulan ago
Load More

Related News

Ini Ada 4 Bahaya Cakaran Kucing yang Perlu Diwaspadai!

Ini Ada 4 Bahaya Cakaran Kucing yang Perlu Diwaspadai!

21 Januari 2025
Posyandu Cenderawasih 1 dan 2 Cappa Galung, Gelar Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

Posyandu Cenderawasih 1 dan 2 Cappa Galung, Gelar Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

6 Desember 2025
​Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan Takalar Rilis Proyeksi Ketersediaan Ribuan Sapi Kurban

​Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan Takalar Rilis Proyeksi Ketersediaan Ribuan Sapi Kurban

26 Mei 2026

Browse by Category

  • Artikel
  • Berita Budaya
  • Berita Cuaca
  • Berita Daerah
  • Berita Desa
  • Berita Dunia
  • Berita Ekonomi
  • Berita Foto
  • Berita Hankam
  • Berita Hiburan
  • Berita Hukum
  • Berita Kampus
  • Berita Kesehatan
  • Berita Kota
  • Berita Kriminal
  • Berita Nasional
  • Berita Olahraga
  • Berita Opini
  • Berita Pemerintahan
  • Berita Pendidikan
  • Berita Peristiwa
  • Berita Polisi
  • Berita Politik
  • Berita Ragam
  • Berita Religi
  • Berita Seremonial
  • Berita Sorot
  • Berita Sosbud
  • Berita Terbaru
  • Berita TNI
  • Berita Video
  • Breaking News
  • Business
  • Crypto
  • English News
  • Finance
  • Galeri
  • Health
  • International
  • Investing
  • Market
  • Movie
  • News
  • Newsbeat
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pedoman Siber
  • Politics
  • Protest
  • Space
  • Stories
  • Tajuk Utama
  • Technology
  • Trending Topik
  • Women
  • World
Beritapers

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Navigate Site

  • Blog
  • Checkout
  • Disclaimer
  • Elementor
  • Home
  • Home – العربية
  • Home 7
  • Indeks Berita
  • Keranjang
  • Kode Etik
  • Kode Etik Perilaku
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Sitemap_news
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Terms of Service

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Redaksi
  • Kode Etik Perilaku
  • Kode Etik
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?