BERITAPERS || PAREPARE — Selasa, 28 April 2026. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kota Parepare. Rumah DataKu “Cappagalung” yang berada di Kelurahan Cappagalung, Kecamatan Bacukiki Barat, resmi ditetapkan sebagai Juara I Apresiasi Rumah Data Kependudukan (Rumah DataKu) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.
Penetapan tersebut tertuang dalam Berita Acara Nomor: 14/PD.03/J22/2026 yang diterbitkan oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, berdasarkan hasil penilaian administrasi dan verifikasi oleh Tim Penilai Apresiasi Rumah Data Kependudukan tingkat provinsi.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen dan kinerja optimal Rumah DataKu Cappagalung dalam mengelola, memanfaatkan, serta menyajikan data kependudukan secara akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan sebagai dasar perencanaan pembangunan di tingkat kelurahan.
Rumah DataKu merupakan wadah pengelolaan data kependudukan di tingkat desa/kelurahan yang berfungsi sebagai pusat informasi, edukasi, dan advokasi berbasis data. Keberadaan Rumah DataKu sangat penting dalam mendukung program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana).
Keberhasilan Rumah DataKu Cappagalung tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah kelurahan, kader, serta dukungan lintas sektor. Pengelolaan data yang dilakukan secara sistematis dan partisipatif dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pengambilan kebijakan berbasis data, termasuk dalam penanganan stunting, pengendalian pertumbuhan penduduk, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam proses penilaian, Rumah DataKu Cappagalung dinilai unggul dalam beberapa aspek, antara lain:
Kelengkapan dan validitas data kependudukan
Pemanfaatan data dalam perencanaan program
Inovasi dalam penyajian informasi
Keterlibatan aktif masyarakat dan kader
Kolaborasi lintas sektor yang efektif
Pendekatan berbasis data yang diterapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Data yang dihimpun dimanfaatkan untuk memetakan kondisi riil warga, sehingga program intervensi menjadi lebih tepat sasaran.
Lurah Cappagalung, Hidayatullah, S.Sos,.I, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.
“Alhamdulillah, capaian ini adalah buah dari kerja sama yang solid antara pemerintah kelurahan, kader Rumah DataKu, serta dukungan masyarakat. Kami terus berupaya menjadikan data sebagai dasar utama dalam setiap perencanaan pembangunan di Cappagalung,” ujarnya.
Hidayatullah juga menambahkan bahwa keberadaan Rumah DataKu telah memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat kelurahan.
“Dengan data yang akurat dan terbarukan, kami bisa lebih tepat dalam menyusun program, baik dalam penanganan stunting, intervensi sosial, maupun perencanaan pembangunan lainnya. Ini bukan hanya soal prestasi, tetapi bagaimana data benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan menjaga konsistensi dalam pengelolaan data kependudukan.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi wilayah lain di Sulawesi Selatan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan data kependudukan. Selain itu, capaian ini juga memperkuat posisi Kota Parepare sebagai salah satu daerah yang konsisten dalam mendukung program pembangunan berbasis data.
Keberhasilan Rumah DataKu Cappagalung juga menjadi contoh praktik baik (best practice) yang dapat direplikasi di daerah lain, khususnya dalam upaya mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.
Dengan diraihnya juara pertama ini, Rumah DataKu Cappagalung diharapkan dapat terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pengelolaan data serta inovasi pelayanan informasi kepada masyarakat. Peran aktif seluruh elemen, mulai dari pemerintah, kader, hingga masyarakat, menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan program ini.
Penghargaan ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga tanggung jawab untuk terus menghadirkan data yang berkualitas sebagai fondasi utama pembangunan yang inklusif dan berdaya saing di masa mendatang. (MLP)









