BERITAPERS || PAREPARE — Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Adriani Idrus, S.P., M.M., menghadiri kegiatan pembelajaran berbasis teknologi Virtual Reality (VR) di SMP Negeri 13 Parepare, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Tim VR Trisakti sebagai bagian dari upaya memperkenalkan metode pembelajaran inovatif yang memanfaatkan perkembangan teknologi untuk meningkatkan pengalaman belajar peserta didik.
Kehadiran Adriani Idrus sekaligus menjadi bentuk dukungan langsung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare terhadap pengembangan pembelajaran yang adaptif terhadap kemajuan teknologi. Dalam kegiatan tersebut, Adriani turut berinteraksi dengan siswa dan menyaksikan secara langsung antusiasme mereka mengikuti pembelajaran menggunakan perangkat VR.
Sedikitnya tiga video edukatif diperuntukkan bagi guru dan lima video bagi siswa. Materi tersebut disajikan melalui teknologi VR sehingga peserta memperoleh pengalaman pembelajaran yang lebih visual, interaktif, dan berbeda dari metode pembelajaran konvensional.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta didik mengikuti setiap tayangan dengan penuh perhatian dan menunjukkan ketertarikan terhadap pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran.
Adriani Idrus menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus diikuti dengan inovasi dalam dunia pendidikan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi secara tepat dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi tantangan era digital.
“Pembelajaran harus terus berinovasi. Ilmu pengetahuan dan teknologi perlu berjalan bersama agar peserta didik memiliki kesiapan menghadapi perkembangan zaman dan tantangan di era digital,” ujar Adriani.
Selain memberikan pengalaman pembelajaran baru kepada siswa, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare untuk mendorong SMP Negeri 13 Parepare agar terus melakukan pembenahan serta mengembangkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Penggunaan VR dinilai memberikan alternatif pembelajaran yang dapat memperluas wawasan siswa melalui pengalaman visual dan interaktif. Teknologi tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasa ingin tahu, motivasi belajar, serta kemampuan peserta didik dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Kehadiran langsung Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di lingkungan sekolah juga memperlihatkan komitmen pemerintah daerah untuk melihat secara langsung pelaksanaan dan kebutuhan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang inovatif, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
Dengan demikian, kegiatan pembelajaran berbasis VR di SMP Negeri 13 Parepare tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi siswa, tetapi juga menjadi bagian dari langkah mendorong transformasi pembelajaran yang lebih interaktif dan sesuai dengan tuntutan perkembangan era digital. (MLP)




















Discussion about this post