BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG – Suasana penuh keakraban mewarnai pertemuan malam antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan para petani di rumah Sekdes Barang Palie, Kecamatan Lanrisang, Sabtu malam (25/7/2026). Selain menjadi forum untuk membahas solusi atas persoalan kekeringan dan kekurangan air irigasi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Pertemuan yang berlangsung secara terbuka itu dihadiri oleh Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Pinrang Bachrum Syah, S.STP., M.Si., Camat Lanrisang Hasri Hadi, S.IP., Sekretaris Camat Lanrisang Firman Sahuddin, SH., M.AP., Kapolsubsektor Lanrisang IPDA Irwan Asmadi, SE., Lurah Lanrisang Zulkarnain, S.STP.,M.Si para tokoh masyarakat, kepala desa, serta kelompok tani dari sejumlah wilayah di Kecamatan Lanrisang.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, para petani menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi akibat berkurangnya pasokan air ke areal persawahan. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu jadwal tanam dan menurunkan hasil produksi apabila tidak segera ditangani.
Melalui dialog yang berlangsung hangat, pemerintah mendengarkan langsung berbagai masukan dan usulan masyarakat untuk dijadikan dasar dalam menentukan langkah penanganan yang efektif. Pertemuan ini juga menjadi momentum memperkuat komunikasi antara pemerintah dan petani agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Kepala Dinas PSDA Kabupaten Pinrang, Bachrum Syah, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen untuk mencari solusi bersama terhadap persoalan yang dihadapi petani.
“Kami sengaja hadir untuk berdialog langsung dengan masyarakat. Pertemuan ini bukan hanya membahas persoalan kekurangan air, tetapi juga mempererat silaturahmi agar koordinasi antara pemerintah dan petani semakin baik. Seluruh masukan akan kami tindak lanjuti melalui langkah-langkah teknis yang dapat mengoptimalkan distribusi air irigasi,” ujar Bachrum Syah.
Camat Lanrisang Hasri Hadi, S.IP. menilai pertemuan malam tersebut menjadi ruang yang efektif untuk membangun kebersamaan dalam menghadapi tantangan di sektor pertanian.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting karena pemerintah dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa mencari solusi terbaik secara bersama-sama agar kebutuhan air petani dapat terpenuhi dan produktivitas pertanian tetap terjaga,” ungkap Hasri Hadi.
Sementara itu, Kapolsubsektor Lanrisang IPDA Irwan Asmadi, SE. mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mengedepankan musyawarah dalam menghadapi keterbatasan air irigasi.
“Kami berharap seluruh petani tetap menjaga kekompakan dan menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah. Kepolisian siap mendukung setiap upaya pemerintah dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif sehingga solusi yang disepakati dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.
Pertemuan malam yang berlangsung dalam suasana akrab tersebut diharapkan menjadi awal dari langkah-langkah konkret untuk mengatasi kekeringan di wilayah persawahan Kecamatan Lanrisang. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan para petani, diharapkan ketersediaan air irigasi dapat segera dioptimalkan demi menjaga keberlangsungan produksi pertanian di daerah tersebut. (MLP)






















Discussion about this post